Jerman Ngotot

Melihat bagaimana cara mereka ngotot mempertahankan keyakinan mereka, bahkan memaksakan prinsip mereka pada orang lain membuktikan bahwa sebenarnya mereka itu punya ajaran sendiri, dimana mereka ingin memaksa orang lain menghormati bahkan mengikuti ajaran mereka.

Bahkan jika orang lain berbeda nilai dengan mereka, maka harus diubah agar sama nilainya dengan keyakinan mereka. 

Jika menyuarakan perbedaan dengan mereka maka dianggap "kafir" versi mereka dan di sebagian negara dihukum. 

Mereka memang tidak menamakannya "kafir", tapi menamakannya anti-HAM atau melanggar kemanusiaan, intinya tetap menghukum yang bertentangan dengan "iman" mereka.

Padahal yang dilanggar cuma kemanusiaan versi mereka, kemanusiaan dengan tafsir lain dianggap "sesat". 

Mereka memang sedang memaksakan "agama" dan"prinsip" mereka pada orang lain. 

Agama yang tidak dinamakan agama, mungkin mereka menamakan agama mereka itu agama kemanusiaan, tapi ya kemanusiaan yang mereka imajinasikan dan tafsirkan versi sendiri. 

Pemaksaan "prinsip agama" bukan hal baru dalam sejarah mereka, barang lama. 

Namun kali ini, mereka dipermalukan instan.

(Fauzabn Inzaghi)