Minyak Tanah Subsidi dicabut ganti LPG... LPG Subsidi bakal dicabut suruh ganti Kompor Listrik... Listrik 450 ganti 900, Rakyat Miskin terus yang dibebani...

Minyak tanah subsidi dicabut ganti LPG... 

LPG subsidi bakal dicabut suruh ganti kompor listrik...

Karena kompor listrik Watt nya paling rendah itu 500 Watt... Otomatis orang miskin yang Watt nya 450 harus naik dulu ke 900... Kalau listriknya ga naik ya kompornya ga bisa dipakai...

Kalau semua orang miskin masaknya pakai kompor listrik otomatis jualan PLN naik doooonggg... 

Ga tahu gimana ceritanya PLN beli listrik ke Swasta katanya oversupply... dipakai dikit atau banyak tetep saja PLN harus bayar semua...

Daripada PLN tiap bulan oversupply tetep bayar meski ga dipakai... 

Ngapain ga dikasihkan pada daerah-daerah yang masih minim listrik... yang listrinya byar pet.....? 

Dari pada mubazir... terus nekan rakyat miskin lagi... Hidup tanpa subsidi...

(Mila Machmudah Djamhari)

***

Konteks "beban" itu adalah rakyat dipaksa untuk mengkonsumsi lebih banyak untuk menyerap oversupply listrik.

Kenapa bisa bisa oversupply, karena pembangkit listrik terus dibangun tanpa memperhatikan urgensi dan tidak diselaraskan kebutuhan yang ada.

Kenapa pembangkit listrik terus dibangun? Ya salah satunya karena batu bara sudah telanjur dikeruk tapi tidak laku di pasar dunia sehingga perlu diserap sebanyak²nya..tak cukup sampai disitu pengusaha tambang pun tak perlu setor ke kas negara karena royalti dibuat 0 sesuai bunyi UU Omnibus Law.

Kenapa tidak produksi listrik disesuaikan dengan kebutuhan dan dana uang rakyat dari APBN untuk membangun pembangkit yang jor²an itu dialihkan untuk hal lain yang lebih urgent dan mendasar.. salah satunya mendorong pengembangan EBT sekalipun itu dilakukan skala mikro dan komunitas di pelosok² pedalaman. Tapi opsi itu tidak dipilih.

Kira² siapa yang untung besar dan siapa yang rugi dari kebijakan seperti ini?

(Sandi Sumargo)