LIHAT NIH... Rekaman CCTV Gubernur Papua Lukas Enembe Asyik Judi di Luar Negeri

JUDI

Saya cukup sering bikin acara di Papua. Hampir tiap tahun. Dan itu selalu menjadi perjalanan yang menarik.

Pergi ke sana, yg sebagian tempatnya, bahkan jalannya saja masih dari tanah liat. Jembatan tidak ada, menerobos sungai. Kalau lagi hujan, itu mobil tdk bisa lewat. Hanya utk bertemu anak2 di pedalaman Papua. 

Bertemu mereka, anak2 yg sebagian tdk pakai alas kaki, mulai latihan menulis bersama. Sambil tertawa. Sambil berseru-seru semangat. Selalu menarik. 

Papua itu sungguh tertinggal loh. Kalian tahu 22% penduduk Papuas buta huruf. 26% penduduknya miskin. Maka jangan tanya soal akses kesehatan, dll, dsbgnya. 

Dan Papua itu, bukan main, 1.000 trilyun duit dikucurkan ke Papua 20 tahun terakhir utk mengejar ketertinggalan. 1.000 trilyun, itu bukan duit sedikit. Bagi rata ke 3,3 juta penduduk Papua, masing2 dapat ratusan juta. 

Tapi lihatlah, Papua tetap tertinggal.

Kenapa? Apa yang terjadi.

Foto di postingan ini mungkin bisa menjelaskan penyakit serius di negeri ini. Lihat, Lukas Enembe, Gubernur Papua sejak 2013, asyik main judi di ruangan VVIP kasino LN.

Bukan main. Rakyatnya buta huruf 22%, miskin 26%, pemimpinnya asyik main judi di LN, bak raja. Bukankah dalam ajaran agama sekalipun, berjudi ini sangat dilarang? Bahkan jika itu duit pribadi Lukas Enembe, tetap saja itu sangat tidak pantas. Pejabat berjudi! Ckckck! Apalagi jika pakai duit rakyat.

Sedihnya, dalam kasus seperti ini, banyak loh penduduk Papua yg tetap membela Lukas Enembe. Siap perang demi Lukas ini. Sedih lihatnya. 

Sungguh, masih butuh berapa generasi lagi agar Papua ini memiliki penduduk dgn literasi politik, dll yg baik. 

Saat orang2 di luar Papua begitu peduli dgn mereka, lihatlah, pemimpin mereka justeru asyik main judi. Saat banyak sekali anak muda di negeri ini yg datang ke Papua menjadi guru, mendidik anak2nya, pemimpin mereka asyik menikmati hidup mewah. Pergi ke LN. Main judi!

(By Tere Liye)