Kalau menurut Imam al-Ghazali, Eko Kuntadi itu termasuk jenis "orang yang tidak tahu tetapi ia tidak menyadari bahwa sebenarnya ia tidak tahu"

Kalau menurut Imam al-Ghazali, Eko Kuntadi itu termasuk jenis "rojulun laa yadri walaa yadri annahu laa yadri" -- orang yang tidak tahu tetapi ia tidak menyadari bahwa sebenarnya ia tidak tahu.

Orang semacam itu memang njengkelin. Juga berbahaya, kalau follower-nya menganggap apa yang ditulisnya benar semata. Jadinya menyesatkan. Jenis orang seperti itu susah diingatkan, selalu merasa benar,  merasa serba tahu, merasa punya otoritas untuk menjawab semua persoalan, padahal sebenarnya ia tidak tahu apa-apa.

Apa yang disampaikan Ning Imaz terkait tafsir Surah Ali 'Imran ayat 14 sebenarnya bukan penafsiran Ning Imaz sendiri. Dan Eko Kuntadi, saya yakin 100%, belum pernah membaca apa yang disampaikan Ning Imaz itu dalam Tafsir Ibnu Katsir. Bahkan nama mufasir sohor itu saja mungkin Eko Kuntadi belum pernah mendengarnya.

Selamat pagi semuanya. Tabik.

(Mirza Mirwan)