Gus Umar: Saya sudah duga Eko Kuntadhi tidak akan dilaporkan ke polisi, dan dia akan kembali menghina

[PORTAL-ISLAM.ID]  Eko Kuntadhi telah datang ke Ponpes Lirboyo Kediri untuk meminta maaf pada Kamis kemarin.

Dilansir detikcom, Eko tiba sekitar pukul 17.00 WIB naik mobil Toyota Avanza putih. Terpantau saat keluar dari mobil itu Eko memakai baju hitam tanpa kerah dengan lengan panjang yang dilipat.

Kedatangan Eko Kuntadhi bersama Poliitkus PSI yang juga Aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Guntur Romli disambut Pengurus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Oing Abdul Muid yang akrab disapa Gus Muid. Turut menyambut keduanya Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil.

Pertemuan dengan Keluarga Lirboyo selama lebih dari 1 jam dan menghasilkan 6 poin kesepakatan dimana Eko Kuntadhi meminta maaf dan telah dimaafkan dan untuk tidak mengulangi.

Mantan Pengurus PBNU Haji Umar Hasibuan atau Gus Umar merespons bahwa kelakuan Eko Kuntadhi akan terulang.

"Saya sdh duga dia tak akan dilaporkan ke polisi. Dan yakinlah stlh dia tak dilaporin ke polisi dia akan menghina orang lain dgn semena2 lg," kata Gus Umar di akun twitternya @UmarHasibuan77_.

"Sebenarnya yang dihina oleh kunted itu pokok2 ajaran Islam yg terkandung dalam Qur'an Surat Ali Imran ayat 14 berdasarkan tafsir Ibnu Katsir. Kebetulan Neng Imaz yg menyampaikan. Si kunted itu sudah terjangkit islamophobia," komen netizen @J_Mustofa.

"Menyedihkan memang sebab yg dihina bukan hanya ustadzahnya tapi juga ajaran yg disampaikan ustadzahnya. Sebab ajaran tentang bidadari itu, selalu menjadi bahan olok2 para buzzer dan pengikutnya, bukan hanya di twitter tp jg di medsos yg lain," komen @IndraGu98762783.