Ada yang bilang, "Balita-balita mungil dipakaikan jilbab. Perasaan keluarga Arab gak gitu-gitu amat"

Ada yang bilang, "Balita-balita mungil dipakaikan jilbab. Perasaan keluarga arab nggak gitu-gitu amat."

Tanggapan gue: 

Lah ini kan Indonesia bukan arab. Ehh.

Lagiyan anak orang lain juga. Kok sewot anak orang pakai jilbab. Tapi gak sewot dengan balita pakaian seksi. Jujur buat teman-teman Kak Oksa, lebih enak lihat balita pakaian seksi atau balita pakai jilbab? 

Lalu tentang putrinya Prof Quraish Shihab dan putrinya Pak Anies Baswedan. Benar, mereka memang keluarga arab. Tapi keluarga arab yang kudu jadi rujukan utama itu ya keluarga Rasulullah saw. Bagaimana istri-istri Rasulullah saw. Bagaimana putrinya Rasulullah dan putri para sahabat? Semua pakai jilbab bahkan istri-istrinya Rasulullah bercadar. 

Rasulullah SAW bersabda: "Laa fadhla li-arabiyyin ala ajamiyyin wa laa li-ajamiyyin ala arabiyyin wa laa li-ahmara ala aswada wa laa aswada ala ahmara illa bi-ttaqwa,". Yang artinya: "Tak ada kelebihan orang Arab dari yang bukan Arab (ajam), yang bukan Arab dari orang Arab, yang berkulit merah dari yang berkulit hitam, dan yang berkulit hitam dari yang berkulit merah, selain dari ketakwaannya,". 

Jelas banget yang ditiru itu ketakwaannya bukan arabnya. Karena kalau hanya lihat arabnya, Abu Lahab juga orang arab. 

Oh ya jangan ada yang bully yang belum berjilbab ya. Kita doakan saja. Tapi jangan doakan saya pakai jilbab ya. Please...

(Kak Oksa)