Salmafina Murtad, Padahal Menikah dengan Hafidz Quran, Inilah Hikmahnya...

Oleh: Mbak Widi Astuti

Beberapa tahun lalu, saya sempat berfikir bahwa berita Salmafina murtad ini hoax. Kemudian googling agak lama. Ternyata berita tsb benar adanya. Hingga hari ini dia belum kembali ke pangkuan Islam.

Sempat kaget dan tak percaya. Karena dulu Salmafina menikah dengan Taqy Malik yang hafidz Qur'an. Bahkan Salmafina pernah berhijab syar'i setelah pernikahannya yang teramat singkat. 

Kemudian lepas jilbab berpakaian seksi setelah cerai. Pernah ada akun viral, lupa akun siapa. Viral membela perubahan drastis Salmafina yang berbaju seksi. Serta menyalahkan Taqi yang terlalu mengekang istrinya. Entah akun tsb apakah masih membela Salma yang murtad. Karena memang pemikirannya liberal banget.

Membaca berita murtadnya Salmafina, membuatku termenung. Menyadari betapa mahalnya hidayah. Betapa hidayah itu benar-benar hanya diberikan kepada "manusia spesial" menurut kacamata Allah...

Pelajaran berharga agar kita mengimani ajaran Islam sepenuh hati, dari diri sendiri, bukan karena faktor keturunan saja. Mengimani Islam karena meyakini bahwa Islamlah satu-satunya agama yang haq.

Dulu sewaktu remaja, saya juga pernah kebingungan mencari Tuhan. Begitu banyak Tuhan yang disembah di dunia ini. Semuanya mengaku yang paling benar. Saya pun bingung. Tuhan yg mana yg harus saya sembah? Saya takut masuk neraka. Saya tidak ingin salah jalan, salah menyembah Tuhan.

Ditengah kegalauan mencari Tuhan, saya membaca buku: Karakteristik Perihidup 60 Shahabat Nabi. Sebuah buku yg berhasil membuatku menangis. Sangat cocok dibaca remaja yg sedang bingung mencari Tuhan.

Buku tsb mengisahkan 60 Shahabat Nabi yg sangat istimewa. Menceritakan perjalanan menggapai hidayah iman Islam. Begitu berliku perjalanan hidup mereka. Begitu banyak siksaan yg harus ditanggung. Tapi itu semua tidak menggoyahkan keimanan sama sekali.

Aku menangis membaca kisah Ammar bin Yassir yg disiksa. Membaca kisah Bilal bin Rabbah yg ditindih batu besar di tengah gurun. Atau kisah Khubaib bin Arats yg disiksa dg sayatan pedangnya sendiri. Mereka semua berdarah-darah dalam membela keimanannya. Tapi mereka tak goyah sedikitpun.

Aku terharu membaca kisah Mush'ab bin Umair. Seorang pemuda cerdas, terhormat, bangsawan, gagah nan perlente di masa jahiliyyah. Kemudian meninggalkan semua posisi yg menjadi idaman semua orang demi mengikuti Rasulullah. Mush'ab menjadi Duta Islam pertama ke Madinah. Berkat kelihaiannya berdiplomasi, Madinah menjadi Kota hijrah Nabi. Dan Mush'ab menjalani kehidupannya yg sangat sederhana, jauh dari dunia glamour seperti masa lalunya. Tapi ia sangat bahagia dg kehidupan barunya yg penuh kedamaian.

Aku terpesona membaca kisah semua sahabat Nabi. Kisah hidup yg membuatku merenung bahwa tak mungkin mereka begitu kuat menanggung penderitaan jika bukan karena kebenaran. Bahwa mereka memiliki kedamaian batin dari Sang Pemilik Alam Semesta. Sebuah kedamaian yg menghasilkan energi luar biasa utk menanggung segala penderitaan dg sebuah senyuman.

Aku juga berpikir bahwa Nabi Muhammad SAW tidak mungkin berbohong. Karena Nabi Muhammad adalah seorang yg buta huruf, tidak mungkin ia bisa menuliskan Al-Quran sendiri. Pastilah Al-Quran itu berasal dari Sang Pemberi Kehidupan.

Nabi Muhammad juga terkenal sebagai orang yg sangat jujur. Bahkan semua orang kafir Mekkah mengakuinya dan menjulukinya sebagai Al-Amin (Yang bisa dipercaya). Tidak mungkin Nabi Muhammad bohong. Karena tidak ada rekam jejak sekalipun ttg kebohongannya.

Sosok Nabi yg terkenal kejujurannya, kemuliaannya dan dikelilingi oleh para Shahabat yg istimewa, pastilah seorang Nabi utusan Tuhan Pemilik Alam Semesta. Dan Nabi tsb menyatakan bahwa ia adalah penutup para Nabi. Ajarannya sudah sempurna.

Sejak membaca buku kisah Shahabat Nabi tsb, aku sangat bahagia. Seolah bisa merasakan beratnya perjuangan mereka. Sejak itu pula aku semakin meyakini bahwa agama yg dibawa Nabi Muhammad saw adalah agama yg haq, tak ada keraguan sama sekali. Dan aku bahagia mengimani bahwa Alloh SWT adalah Tuhanku. Keyakinan yg membuatku merasakan kedamaian dalam menapaki kehidupan.

Jika saat ini beberapa artis yang murtad, jangan membuatmu ragu. Kebanyakan orang yg murtad dari Islam bukanlah tipe pemikir. Sangat berkebalikan dg para Muallaf yg biasanya adalah kaum intelek. Memeluk Islam setelah melalui pemikiran mendalam.

Isyhadu bi anna muslimin!

(fb)