TikTok, 3 video yang sulit dinalar dengan logika, bikin emosi saja

TikTok Hari Ini

Gak ngerti juga kenapa hari ini TikTok memperlihatkan gue tiga video yang sulit dinalar dengan logika, bikin emosi saja. 

Video pertama, sekumpulan bocil terlihat ingin memberhentikan truk yang sedang melaju kencang. Fenomena seperti ini sudah sering terjadi diberbagai daerah sejak beberapa bulan lalu. Entah apa niat mereka, ingin menumpang, ikut-ikutan trend atau hanya demi sebuah konten? Dan sudah bisa diduga, ada bocil yang terluka karena terserempet truk, adapula bocil yang tewas terlindas, tengkorak kepalanya remuk, otak dan darah berceceran, nyawanya pun melayang. 

Supir truk ditahan polisi lalu dikenakan pasal 359 KUHP. Ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan tidak disengaja karena dianggap melakukan kelalaian. 

Saat membuka kolom komentar, 99% netizen justru berempati dengan supir truk. Bocil yang tewas tadi malah dicaci-maki. Ia dianggap sudah bosan hidup, melakukan kekonyolan, malah banyak yang bersyukur karena berkurang satu orang populasi orang bodoh didunia ini. 

Scroll kebawah lagi, muncul video dua tetangga yang rumahnya saling berhadap-hadapan sedang bertengkar hebat. Apa pemicunya? Ternyata pemilik Toyota Harrier memarkirkan kendaraannya dijalan umum yang lebarnya kurang lebih hanya 4 meter. Tetangganya gak terima karena mempersulit akses keluar masuk warga yang lain. 

Anehnya, yang memarkirkan kendaraan dijalan umum tadi malah berteriak lebih kencang, hingga tak segan mengata-ngatai tetangganya dengan ucapan yang merendahkan.

"Kamu itu warga baru. Saya sudah 10 tahun tinggal disini. Kamu masih ngontrak aja belagu! Dasar tetangga bawa sial! Kalau gak terima, ayo kepolisi. Saya punya beking jenderal!"

Lah, apa hubungannya coba? Kok malah mengungkit hal personal? Kok jadi arogan bawa jenderal segala macam? Mau ngontrak atau rumah punya sendiri jelas bukan menjadi subjek dalam perkara ini. Yang jelas ada mobil terparkir dijalan umum hingga mempersulit warga yang lain. 

Setelah mendengar sumpah serapah dan arogansi pemilik Toyota Harrier, gue jadi jengah. Scroll lagi kebawah, berharap penampakan video yang indah-indah.

Namun lagi-lagi TikTok memberi gue video tentang fenomena sosial absurd. Seorang debt collector dihajar beramai-ramai. Tampak wajahnya lebam, bibir sobek mengeluarkan darah. Entah mimpi apa ia semalam, maksud hati bekerja seperti biasa, lha kok malah ketiban sial? 

Awalnya ia menagih dengan sopan. Mengingatkan pada seorang emak-emak berdaster agar melunasi cicilan motor yang belum dibayar. Tiba-tiba saja si debitur mulai berteriak histeris. Ia merasa jadi korban pemerasan. Maka mulai muncul sosok pak tua, pria dewasa gemuk gempal, pemuda kurus ceking mengerumuni debt collector tadi. Wajah mereka tak ramah, kemungkinan besar adalah kerabat emak-emak berdaster tadi. 

Merasa situasi sudah tidak kondusif, debt collector pun berpamitan. Disini mulai timbul kegaduhan. Tubuhnya didorong hingga terjatuh. Belum sempat bangkit, wajahnya sudah dihajar dengan injakan kaki. Motornya pun dirusak.

Done. Tak sampai selesai melihat video itu, TikTok gue tutup. Pindah ke Youtube, melihat chef Hubert Keller sedang membuat hidangan penutup. Nah, begini lebih baik, buat emosi jadi meredup. 

(Ruby Kay)