Peraih MURI Kaligrafi Juga Gak Bisa Baca Logo Halal Baru

[PORTAL-ISLAM.ID] Pelukis Kaligrafi peraih rekor MURI yang juga pendakwah, Ustadz Derry Sulaiman mengaku kesulitan membaca kata HALAL dalam logo halal yang baru. Menurutnya Logo Halal baru itu terlalu dipaksakan agar mirip wayang.

Hal ini sampaikan Ustadz Derry dalam video reaction Logo Halal Baru di chanel Toutubenya (video lengkap di bawah).

"Ini Masya Allah... bagi saya ini sebuah berita yang sangat mengejutkan. Karena dulu yang mengeluarkan logo halal ini adalah MUI, tapi sekarang diambil alih oleh Kementerian Agama. Padahal Kementerian Agama bukan milik Agama Islam saja. Jadi logo halal ini milik agama mana?" kata Ustadz Derry.

Logo Halal dari berbagai dunia, ungkap Ustadz Derry, seluruhnya menggunakan bahasa Arab, kaligrafi yang jelas dibaca. Sementara logo halal terbaru, sulit untuk dibaca. 

“Saya pelukis kaligrafi dan bagi saya susah memahami apa bacaan itu (logo halal baru). Ini seperti dipaksakan dimirip-miripkan dengan simbol wayang,” ujarnya.

Padahal simbol wayang, menurut Ustadz Derry, tidak mewakili Indonesia. 

Ustadz Derry menyarankan agar logo baru tersebut dibatalkan. Lalu direvisi dengan memasukan bahasa Arab yang jelas. 

“Karena halal itu urusan syariat agama. Memang itu tulisan Arab juga, tapi saya pun tidak bisa baca,” papar Ustadz Derry.

SELENGKAPNYA VIDEO:

[ROL]