Nasihat Untuk Presiden Jokowi Terkait Klenik

Di era Presiden Joko Widodo, banyak muncul perbuatan-perbuatan klenik (SYIRIK) seperti ini. 

Dalam foto aksi seorang dukun (pawang hujan), melakukan ritual syirik untuk menahan hujan, demi mensukseskan even MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB. 

Ini bukan soal tawasul, ziarah kubur, atau mencari berkah wali yang masih diperselisihkan. Tetapi perbuatan begini benar-benar meminta pertolongan kepada SELAIN ALLAH, yaitu kepada para makhluk ghoib (jin). 

Sekali lagi, upaya menasehati pemimpin:

"Bismillahi walhamdulillah, was sholatu was salamu 'ala Rasulillah Muhammadin, wa 'ala alihi wa shohbihi ajma'in, amma ba'du: 

Wahai Presiden Joko Widodo, bertaubatlah kepada Allah dari segala perbuatan syirik. Ajaklah bawahanmu, pendukungmu, dan rakyat menempuh JALAN TAUHID, yaitu meng-Esakan Allah; bukan berbuat menyekutukan-Nya. 

Dengan menempuh JALAN TAUHID, urusanmu akan dimudahkan oleh Allah Al-Wahiid. 

Sebaliknya dengan melakukan, membiarkan, menyebarkan, serta memasyarakatkan perbuatan SYIRIK; urusanmu akan gagal, kacau, berakibat kerusakan, dan membinasakan dirimu dan amal-amalmu. 

'Yang demikian itu karena mereka mengikuti sesuatu yang bisa mengundang murka Allah, dan membenci apa yang diridhai-Nya, sehingga terhapuslah pahala amal-amal mereka.' (Surat Muhammad: 28) 

Sekali lagi, wahai Presiden Joko Widodo, ajaklah rakyatmu membesarkan Keagungan Allah Al-'Azhiim, bukan mencari pertolongan makhluk ghoib.

Demikian, terimakasih. Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh."

17 Sya'ban 1443 H
 
(Sam Waskito)