IBLIS BERSORBAN

Oleh: Aly Raihan El-Mishry

Gambaran Iblis di dalam Alqur'an bukanlah Iblis yang menakutkan dengan tanduk, ekor dan mata merahnya.

Iblis dalam Alqur'an adalah sosok yang manis, lembut dan sejuk tutur katanya, tapi penuh racun dan residu pemikiran. 

Dia berperan sebagai seorang penasihat, tulus, menginginkan kebaikan untukmu dan bahkan bersumpah bahwa dia bukanlah penipu.

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ لِيُبْدِيَ لَهُمَا مَا وُورِيَ عَنْهُمَا مِنْ سَوْآَتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَاكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَذِهِ الشَّجَرَةِ إِلَّا أَنْ تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ الْخَالِدِينَ . وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ . فَدَلَّاهُمَا بِغُرُورٍ

Syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)”. Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. “Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua”, maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya… (QS. al-A’raf: 20 – 22)

Dan Iblis juga bisa hadir dalam rupa orang yang di Ulamakan, Pakai Sorban, Ahli Ibadah.

Bicaranya teduh, lembut tapi penuh racun dan lumpur liberalisme.

(*)