Dokter Yang Bekerja Untuk Kemanusiaan, Lantas Dituduh Punya Pikiran Hendak Mengambil Nyawa Orang-orang (Diduga Teroris), Dimana Logikanya?

Memang sulit dinalar logika:
Jika dokter yang tidak mengambil uang pasiennya ketika berobat (Gratis) bahkan bekerja untuk kemanusiaan (Kehidupan umat manusia) lantas dituduh punya pikiran hendak mengambil nyawa orang-orang (Teroris).

Engga doyan uang tapi doyan nyawa. Mustahil.

Kalau Dokter ini punya pikiran radikal, dia tidak perlu menjadi pribadi yang berjiwa sosial bahkan humanis.

Jadi, Teroris dan Radikal itu definisinya saat ini bukanlah orang yang menakut-nakuti dan meneror manusia, tapi orang yang membuat Takut Penguasa hilang Kuasanya karena kebaikan si Orang tersebut.

Semoga Anda mendapat Derajad terbaik di sisiNya, sudahlah tewas terzhalimi pula difitnah teroris.

Mereka tidak akan pernah punya bukti rekam jejak karya teror anda, karena Anda hanya sekedar dituduh dan Anda sudah dihabisi.

(Aly Raihan El-Mishry)