Bangsa RUUM & Akhir Zaman

Bangsa RUUM & Akhir Zaman

Oleh: Sam Waskito

Begitu lemahnya (mental) Ummat ini, sampai mengharap Rusia menjadi RUUM yang di akhir zaman bersekutu dengan Muslimin menghadapi kaum Zionis dan sebagainya. Kok bisa mengharap kebangkitan kepada kaum di luar Islam...? 

□ Aslinya istilah RUUM (Romawi) ialah Kerajaan Hiraklius yang berpusat di Konstantinopel (Turki saat ini). Ia dikenal sebagai Bizantium (Romawi Timur). 

□ Sejarah Bizantium berakhir setelah dikuasai oleh Sultan Muhammad Al-Fatih, dari Khilafah Turki Utsmani pada 1453 M. Sejak itu kekuasaan Ruum kembali ke Eropa, secara umum. 

□ Perlu diingat, sebelum Bizantium runtuh oleh Muhammad Al-Fatih, negara Eropa punya kekuatan yang tersebar di bawah raja-raja di Perancis, Inggris, Italia, Jerman, dan lain-lain. Mereka ini nantinya terlibat PERANG HEBAT dengan kaum Muslimin dalam tajuk Perang Salib. Di sana muncul pahlawan Islam, Sholahuddin Al-Ayyubi. Musuh Shalahuddin itu juga dianggap bangsa Ruum, karena kesamaan etnikal dan agama. Mereka bantu membantu dengan Bizantium, dalam hadapi kaum Muslimin. 

□ Sebelum Perang Salib, Paus Urbanus di Italia memprovokasi agar bangsa Eropa menyerbu ke Timur, membela Bizantium dan Baitul Maqdis, lewat cerita-cerita fiktif kekejaman kaum Muslimin terhadap kaum Nasrani Timur tersebut. 

□ Wakil Islam dalam menghadapi Perang Salib ini, dimulai dari Dinasti Saljuq. Di antara pemimpin besarnya ialah Sultan Alib Arselan. Beliau hadapi Bizantium yang bantu-membantu dengan Nasrani Barat (Perancis, Spanyol, Italia, Jerman, Inggris, dll). 

□ Di antara bukti kebenaran Nubuwat Rasulullah SAW, yaitu di ZAMAN SAAT INI banyak bangsa Eropa asli yang masuk Islam (bukan hanya di Rusia). Bisa jadi, ini adalah masa persiapan (benih) untuk masa-masa clash di akhir zaman nanti. 

Kalau RUUM hanya dibatasi sebagai Rusia, terus kaum Muslimin yang tersebar di Eropa itu mau dikemanakan? Apa mereka mau dianggap "ya'juj wa ma'juj"? Tentu kejam sekali anggapan tersebut. 

Karena Eropa punya NATO, sedangkan saat ini NATO kontra Rusia, maka dibuatlah pembatasan: Ruum hanya Rusia saja. Aneh. Suatu pemikiran yang terburu-buru. 

Secara sejarah, Kerajaan Bizantium dan Nasrani Barat, mereka saling bantu-membantu dalam Perang Salib selama sekitar 2 abad. Koalisi itu dihadapi oleh Shalahuddin Al-Ayyubi ROHIMAHULLAH sebagai satu kesatuan. Justru musuh dari arah Utara (Rusia), di masa lalu kurang dikenal di mata kaum Muslimin.

*NB: Sejarah bangsa Slavia Kuno, etnis orang Rusia, Ukraina, Belarusia. Secara nenek moyang gak ada hubungannya dengan bangsa Romawi (link: https://ik-ptz.ru/id/literatura/samoe-oficialnaya-teoriya-o-drevnih-slavyanah-u-istokov.html