Arab Saudi Dijadikan Pusat Entertainment

Suatu ketika, tentunya sebelum tahun 2016, ada seorang jamaah Umroh yang merokok di dekat pagar masjid Nabawi di Madinah, pastinya jamaah itu orang Indonesia, karena tidak ada orang lain yang nekat merokok di tanah suci selain orang Indonesia. 

Tiba-tiba petugas Haiat Amar Makruf Nahi Munkar (Otoritas Amar Makruf Nahi Munkar) mendatanginya dan mengatakan, “Haram Haji, haram tadkhin!”, jamaah ini juga tidak mau ketinggalan, dia juga bisa bahasa Arab, dan mengatakan, “Ilahuna wa ilahukum wahid…” (penggalan ayat 46 surat Al Ankabut), “Lakin, lana a’maluna wa lakum a’malukum” (penggalan ayat 55 Surat Al Qasash). Mungkin dia mau bilang, “Tuhan kita boleh sama, tapi kerjaan urusan masing-masing, nggak usah ngurusi urusan orang lain!”

Lagi-lagi itu sebelum 2016.

Sekarang Arab Saudi sudah mulai terbuka, Saudi Vision 2030 yang dicanangkan oleh MBS pada tahun 2016 telah membuat Arab Saudi semakin terbuka terhadap dunia. Kalau dulu dikenal dengan “Wahabi”, besok akan terkenal dengan “Wehbe”. 

MBS rencana untuk mengurangi ketergantungan Arab Saudi pada sektor minyak bumi,  mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi, serta mengembangkan sektor layanan umum seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, rekreasi dan pariwisata. 

Pada tahun 2016 juga didirikan Haiat Al Ammah Littarfih (General Entertainment Authority/Otoritas Hiburan Umum), dan mungkin menjadi saingan Haiat Amar Makruf Nahi Mungkar, kalaupun tidak saingan, maka superioritas Haiat Amar Makruf Nahi Munkar mulai dikurangi. 

Bagaimana tidak, Haiat Amar Makruf Nahi Munkar melarang maulid, sementara Haiat Al Ammah Littarfih mengadakan konser Pitbull pada malam maulid!

Kamis lalu, aktor Salman Khan mendapatkan award sebagai “Person Of The Year 2021” dan John Travolta mendapatkan “Lifetime Achievement Award” dari Haiat Al Ammah Littarfih dalam acara Joy Award yang diadakan di Riyadh, ibukota Arab Saudi. 

Tampaknya, Turki Al Sheikh, Kepala Haiat Al Ammah Littarfih (Otoritas Hiburan Umum) benar-benar ingin menjadika Arab Saudi sebagai pusat Entertainment, untuk menyaingi negara-negara Timteng seperti Mesir, Lebanon, Irak dan Suriah yang sebelumnya menjadi pusat seni dan hiburan di Kawasan.

Di saat pemerintah Arab Saudi dikucilkan oleh AS, dan mendapatkan banyak kecaman atas pelanggaran HAM pasca insiden “mutilasi” jurnalis Jamal Khasogi di Istanbul, Haiat berhasil mengundang aktor kawakan Holyywod, John Travolta. Banyak netizen mempertanyakan, berapa Travolta dibayar untuk hadir ke acara itu? 

Haiah juga menganugerahi Salman Khan, sebagai “Person Of The Year 2021”. Dengan ini, Haiat Al Ammah Littarfih menunjukkan kepiawaiannya dalam menggabungkan antara Hollywood dengan Bollywood, dan ini adalah sebuah gebrakan. 

Ya biarlah Haiat Amar Makruf Nahi Mungkar dan Haiat Al Ammah Littarfih berkolaborasi, mungkin bisa dikasih nama baru, Haiat Nahi Mangkur....😁

(Saief Alemdar)

Baca juga :