TANGGAPAN Untuk Diaz Hendropriyono Soal Haramnya TEROMPET Tahun Baru

Diaz Hendropriyono di akun Instagramnya mengatakan "Kasihan pedagang terompet....". Diaz membagikan video ceramah Ustadz Abdul Somad tentang haramnya meniup terompet Tahun Baru sebagai tradisi Yahudi.

Fyi bung @diaz.hendropriyono...

Alasan Diharamkannya Meniup Terompet

Tahukah anda bahwa meniup terompet di malam tahun baru itu termasuk ritual kekhususan yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi dalam merayakan pergantian tahun mereka.

Seperti dalam artikel The Jerusalem Post berikut ini...

Why do we blow the shofar on Yom Kippur?

The is one of the strongest images associated with the High Holy Days. Its link to Rosh Hashana is crystal clear. After all, the Torah’s name for the New Year is Yom Teruah – a Day of Blowing: we are commanded to hear the shofar on Rosh Hashana, and the horn’s blasts are the epicenter of the day’s services.

Ini adalah salah satu gambar terkuat yang terkait dengan Hari Suci Tertinggi. Tautannya ke Rosh Hashana sangat jelas. Lagi pula, nama Taurat untuk Tahun Baru adalah Yom Teruah – Hari Hembusan angin: kita diperintahkan untuk mendengar shofar di Rosh Hashana, dan tiupan terompet adalah pusat kebaktian hari itu.

Silahkan baca penjelasan lengkap versi orang Yahudi:

Setelah kita tahu kalau meniup terompet di malam tahun baru adalah ritual kekhususan orang Yahudi, sila simak perkataan Baginda Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berikut ini:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

"Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka." (HR. Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401)

Nggak niup terompet nggak bikin hidup kita menderita kan? Mulai sekarang stop ikutan ritual orang Yahudi supaya kita tidak digolongkan bersama mereka di akhirat nanti.

Bagi bapak/ibu penjual terompet, insya Allah banyak rezeki dari jalan yang lain, kreativitas orang kita nggak ada abisnya, nggak jualan terompet saya yakin banyak peluang jualan lainnya yang halal dan berkah. Bisa jualan kopi keliling, cemilan, buah, balon, nggak bisa disebutin satu persatu soal kreativitas mah.

Yang mau bantah dengan dalih 'Facebook buatan Yahudi dan segala macamnya', dalam perkara yang bukan termasuk ritual kekhususan akidah orang Kafir itu sejak zaman Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam juga tidak dilarang, bermuamalah pakai sumur orang Yahudi juga halal, tapi kalau anda puasa di hari yang sama dengan orang Yahudi maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam menyelisihinya dengan menambahkan hari puasa agar tidak serupa dalam perkara ritual ibadah baik itu dengan Yahudi juga Nasrani.

Jaga akidah ya teman - teman, yuk kita ngaji untuk bentengi diri dari bahaya SEPILIS. 

(Kang Irvan Noviandana)