Masya Allah Tabarakallahu...Dari Pontianak Para Ustadz Memberi Nasihat

Masya Allah Tabarakallahu...Dari Pontianak Para Ustadz Memberi Nasihat:

Ustadz Luqmanulhakim:

"Lidi kalau satu itu mudah dipatahkan. Kalau lidi bersatu, maka bisa membuang sampah. Tetapi kalau sampai lidi itu bercerai berai, maka lidi itu menjadi sampah."

"Saat kita menjadi orang yang gemar memecah belah ukhuwah, gemar menghasut sana-sini, gemar meninggikan diri sendiri sambil merendahkan orang lain, gemar memuliakan sambil menghinakan orang lain, MAKA KITA SUDAH MENJADI SAMPAH DAKWAH!!!"

"Maka jangan sampai kita menjadi sampah!"

Ustadz Salim A Fillah:

"Perjuangkanlah dakwah dengan hati. Luruskan niat hanya untuk Allah. Perjuangkan dakwah dengan berhati-hati. Selalu pelajari dan pahami fiqih dakwah dalam setiap pergerakan kita. Perjuangkan dakwah dengan banyak hati. Maka berjama'ah adalah sebuah kekuatan dan perjuangkan dakwah dengan tidak melukai hati. Jangan sampai dakwah kita malah menggoreskan luka kepada saudara kita."

Habib Muhammad bin Anies:

"Jika kita terus mengalami kekalahan, maka cobalah diingat-ingat. Mungkin ada sunnah Rasul yang biasa kita kerjakan, namun kita tinggalkan saat ingin mencapai tujuan." 

Ustadz Abdul Somad:

"Tidak ada manusia yang sempurna. 

Ustadz Salim punya kebernasan, keindahan dan kelembutan lisan dan tulisan. Punya jama'ah dari kaum intelektual. Para sarjana terdidik dan kaum muda. Tidak semua Assatidz bisa seperti Ustadz Salim.

Ustadz Luqman punya hati yang lembut, mudah menangis saat mengingat dan membersamai fakir miskin, yatim dan dhuafa. Bahkan bisa menghimpun pergerakan dakwah yang militan dari kaum mereka. Kemampuan Ustadz Luqman belum tentu dimiliki oleh Ustadz lain.

Habib Muhammad bin Anies adalah Dzurriyat Nabi yang kokoh menjalankan sunnah. Banyak hati yang tersentuh dengan dakwah beliau. Banyak orang yang hijrah saat melihat dan mendengarkan beliau. Dan tidak semua Ustadz bisa seperti Habib.

Maka ukhuwah dapat menutupi celah-celah kosong ini. Dengan bersinergi kita berharap bisa menunjukan keindahan dakwah sehingga rasa yang kita miliki tetap terjaga.

Jangan sampai rasa kita rusak. Karena jika rasa kita rusak, maka hati bisa rusak, lalu lisan pun menjadi rusak.

Jangan pernah menunjukan kelebihan diri sendiri, merasa paling hebat sehingga tak mampu duduk bersama untuk bersinergi.

Barakallahu fii kum."

😭😭😭❤️❤️❤️

*Sumber: Dinarasikan dari video reel IG Ust. Salimafillah

[VIDEO]