Gadis Uighur Ini Minta Tolong, Ayahnya Tinggal di Turki, Lalu ke Saudi untuk Umroh Namun Ditangkap Disana, dan Sekarang Terancam Dideportasi ke China

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ayah gadis Uighur ini tinggal di Turki. Kemudian ayahnya ke Saudi untuk umroh dan di sana ayahnya ditangkap oleh pihak keamanan Saudi dan terancam dideportasi ke China. 

"Bahkan kafir saja gak boleh dideportasi jika terancam nyawanya, ini muslim sedang menjadi tamu Allah?" ujar pengamat internasional Hasmi Bakhtiar di akun twitternya merespons unggahn video gadis Uighur itu.

Melalui video di akun twitternya Sumeyye @SF_Ayturk16 yang diunggah Jumat (7/1/2022), gadis Uighur ini mengetuk berbagai pihak untuk menolong ayahnya.

Berikut terjemahan dari bahasa Arab (video di bawah):

Assalamualaikum saudaraku yang mulia..

Seperti yang kalian ketahui bahwa ayah saya Hamdullah bin Abdul wali Uighur tinggal di Turki. Kemudian dia pergi ke Saudi untuk melaksanakan ibadah Umroh pada 3 Februari 2020. Tapi kemudian (ayah) tidak bisa kembali ke Turki karena ketika itu Covid sedang merebak. 

Pada 20 November 2020 ayah saya ditangkap oleh otoritas Saudi tanpa sebab bersama temannya Nur Muhammad Rozi di appartement keduanya. 

Hingga saat ini mereka telah mendekam di penjara Saudi lebih dari setahun. 

Pada tanggal 3 Januari 2022 ayah saya dan temannya diberitahu oleh pihak Saudi kalau mereka berdua akan dideportasi ke China. 

Jika mereka dideportasi maka mereka akan terancam dibunuh atau dijebloskan ke dalam camp konsentrasi militer China komunis. 

Itu sebabnya kami meminta pemerintah Saudi melepaskan ayah saya dan temannya dan segera mendeportasi mereka ke Turki. 

Kami juga meminta lembaga-lembaga HAM dunia untuk ikut membantu agar mereka berdua tidak dideportasi ke China. 

Semoga Allah meridhai kalian semua.

[VIDEO]