Sejak Jakarta Dipimpin Anies Baswedan, Toleransi Antarumat Terasa Begitu Kuat

[PORTAL-ISLAM.ID]  Sabtu, 25 Desember 2021, segenap umat Kristiani di dunia merayakan Hari Raya Natal. Sukacita kebahagiaan Natal ikut terasa di Kota Jakarta. Melodi puji-pujian terdengar di berbagai sudut jalan Ibu Kota. Gemerlap lampu-lampu di berbagai penjuru semakin menghangatkan suasana.

Sejak Jakarta dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan, toleransi antarumat di Ibu Kota ini terasa begitu kuat. Hal itu tidak terlepas dari peran Anies dalam menghadirkan rasa kesetaraan dan keadilan bagi seluruh warga Jakarta, tanpa terkecuali.

Melcki Tolip (38), salah seorang warga Jakarta mengaku dirinya baru pertama kali merasakan perayaan Natal hadir di jalan-jalan Ibu Kota.

“Saya di Jakarta sudah lama, dari kecil. Tapi (Natal) di jalan kayanya baru tahun-tahun terakhir kali ini. Biasanya di gereja masing-masing, di rumah atau di hotel,” kata Melcki saat ditemui KBA News di acara ‘Christmas Carol’ di Trowongan Kendal, Dukuh, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Desember 2021.

Melcki menegaskan, dirinya sangat setuju dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menghadirkan kesetaraan dan keadilan terhadap semua umat beragama. Sebab banyak negara yang sudah melakukan hal ini.
Indonesia seharusnya sudah menerapkan sikap toleransi antarumat beragama sejak lama karena negara ini berdasarkan Pancasila.

“Mungkin kita sedikit terlambat, seharusnya sudah sejak dulu. Tetapi tidak ada kata terlambat. Kita harus menyadari hidup berdampingan itu lebih indah karena kita sama-sama ciptaan Tuhan,” jelasnya.

Perayaan Natal tahun ini, menurut Melcki membuatnya semakin bertumbuh dan banyak hikmah dari pandemi saat ini.

“Secara pribadi saya lebih bertumbuh, dan memaknai hidup. Di saat pandemi hidup harus saling membantu karena kesempatan hidup hanya sebentar,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan komunitas dan warga mewujudkan semarak Natal di ruang publik Ibu Kota. Rangkaian ‘Christmas In Jakarta’ hadir dengan mengusung tema “Harmony with History” yang berlangsung dari 15 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

Rangkaian acara ‘Christmas in Jakarta’ tahun ini tersebar di 15 ruang publik, antara lain Taman Fatahillah Kota Tua, Bundaran Hotel Indonesia, Terowongan Kendal, Stasiun MRT Blok M, Halte Terintegrasi CSW, JPO Senayan, dan Simpang Susun Semanggi, dengan melibatkan 30 UMKM, serta 30 pengisi acara dari komunitas maupun warga.

Dirangkai juga dengan Pasar Natal pada 18-23 Desember 2021, pukul 08.00-20.00 WIB, di Taman Fatahillah Kota Tua. Meliputi Bazar UMKM, Tur Museum, Pohon Natal, Video Mapping, dan Live Music (18-19 Desember 2021). Gratis dan terbuka untuk umum.

Kemudian ‘Christmas Light Festival’ 15 Desember 2021 sampai 1 Januari 2022, di aset atau gedung milik Pemprov DKI Jakarta dan gedung pusat perbelanjaan di Jakarta.

Rangkaian kegiatan Natal lainnya adalah ‘Christmas Carol’ yang berlangsung sejak 21 hingga 31 Desember 2021, pukul 17.00-19.00 WIB, di Bundaran HI, Terowongan Kendal, Stasiun MRT Blok M, Stasiun Tebet, Spot Budaya Dukuh Atas, Taman Lapangan Banteng, dan Taman Ismail Marzuki.(kba)