PSI Tunjuk Sumardy Jadi Ketua DPP, Netizen Heboh.. Pernah Tersangka Kirim 'Peti Mati' Hingga Menikahi Hewan Peliharaannya πŸ˜„

[PORTAL-ISLAM.ID]  Hari Selasa kemarin (16/11/2021), Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia resmi mengumumkan kepengurusan baru. Sosok Sumardy Ma yang ditunjuk menjadi salah satu pengurus menjadi sorotan netizen.

Dalam akun Twitter DPP PSI (16/11/2021), Giring Ganesha resmi ditunjuk sebagai Ketua Umum menggantikan Grace Natalie. Sedangkan Dea Tunggaesti menjadi Sekretaris Jenderal menggantikan Raja Juli Antoni.

Sedangkan Sumardy, ditunjuk sebagai Ketua DPP PSI bersama dengan Isyana Bagoes Oka dan Tsamara Amany.

Pernah menjadi tersangka

Penunjukan Sumardy pun langsung mendapat perhatian. Beberapa pihak menyinggung soal tindakannya mengirim 100 peti mati kepada sejumlah perusahaan dan perorangan pada tahun 2011.

Kala itu, Sumardy yang menjabat sebagai CEO Buss & Co ditetapkan sebagai tersangka. 

Melansir Tempo, aksi Sumardy, Chief Executive Officer perusahaan marketing Buzz & Co mencari terobosan pemasaran dengan mengirim paket peti mati ke sejumlah media jadi perkara. Akibat aksinya itu, Sumardy akhirnya ditetapkan Polsek Metropolitan Tanah Abang menjadi tersangka.

"Tindakannya dianggap melanggar Pasal  335 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang perbuatan tidak menyenangkan," kata Kapolsek Tanah Abang Ajun Komisaris Besar Polisi Johanson Ronald Simamora di Jakarta, Selasa 7 Juni 2011.

Pengiriman peti mati dilakukan Sumardy sebagai strategi pemasaran buku perusahaan dan peluncuran perdana situsnya.

Menikahi hewan peliharaannya

Selain mengirim peti mati, Sumardy juga membuat heboh publik dengan menikahi seekor anjing betina jenis Golden Retriever pada tahun 2011. Layaknya pengantin pada umumnya, Sumardi dan anjing tersebut mengenakan pakaian pengantin.

Lagi-lagi, tindakan yang dilakukan oleh Sumardy diklaim sebagai strategi pemasaran.

Disoroti netizen

Salah satu netizen yang mengomentari penunjukan Sumardy sebagai Ketua DPP PSI adalah Ligwina Hananto lewat akun Twitter @mrshananto. Dia menyebut Sumardy mengirim peti mati ke kantornya saat dirinya sedang hamil besar.

"PERMISI.
INI APAKAH SUMARDY YG SAMA DG ORG GOBLOK YANG SOK BIKIN VIRAL MARKETING DG KIRIM PETI MATI BAYI KE KANTOR GW SAAT GW SEDANG HAMIL BESAR?

HAHAHA YOU LOST MY VOTE PSI. BYE." Ligwina Hananto (@mrshananto) November 16, 2021

Respons lain datang dari tokoh NU, yakni Nadirsyah Hosen. Dia menyarankan agar Sumardy diganti oleh kader PSI lain, yakni Kokok Dirgantoro.

"YA AMPLOPPP….INI KETUA @PSI_ID ANTIK BANGETTT πŸ˜„

MAS @KOKOKDIRGANTORO JANGAN DIAM AJA DOONG….AYO SELAMATKAN PSI HEHHEHEHE," — Khazanah GNH (@na_dirs) November 17, 2021

Asumsi.co sudah meminta tanggapan perihal penunjukan Sumardy kepada pengurus PSI, yakni Isyana, Tsamara, dan Rian Ernest. Namun, belum ada tanggapan hingga berita ini diturunkan.

(Sumber: Asumsi)