MODERASI BERAGAMA = MURTADISASI UMAT ISLAM

MODERASI BERAGAMA = MURTADISASI UMAT ISLAM

Oleh: Haitami Almuzaki (Alumni Ponpes Salafiyah Alfutuhiyah)

Moderasi beragama. Suatu istilah yang sangat cantik dan menarik, tapi ketahuilah, slogan tersebut tiada lain merupakan propaganda busuk kaum Zindik atau Liberal untuk menghalus dan memuluskan program penyesatan 'aqidah dan pendangkalan akhlak serta syari'ah.

Moderasi agama, pada hakikatnya adalah agenda murtadisasi agama, yang sarat akan pluralisme agama dan liberalisasi tafsir dari firman Allah SWT (metode hermeneutika).

Sejatinya tidak ada pengkotak-kotakkan Islam kedalam dua kata, moderat ataupun radikal. Islam adalah Islam, satu kata yang menyimpan kandungan jutaan makna rahmatan lil 'alamiin

Islam sebagai ajaran yang dibawa dan diajarkan Rasulullah SAW, dalam manhaj 'aqidah Ahlussunnah wal Jama'ah, yang menerapkan tiga shifat dan sikap sesuai medannya masing-masing. Yakni lemah lembut, tegas, dan keras. 

Lemah lembut dalam berdakwah. 
Tegas dalam syari'at Hisbah.
Dan keras dalam medan Jihad fii sabilillaah. 

Salah fatal, jika Islam digambarkan tok hanya kedalam nuansa moderat (kelembutan), sebagaimana salah besar apabila Islam diimajinasikan hanya kedalam radikalisme (atau faham dan nilai-nilai kekerasan). Islam bukan moderat, Islam bukan radikal. Tapi Islam adalah ajaran dan pengamalan yang kondisional, adakalnya lemah lembut (moderat), terkadang tegas dan bahkan ada saatnya wajib keras (radikal). 

Maknai Islam bukan bersandar kepada kaum Liberal dengan prinsip moderasi agama. Karena pada hakikatnya, moderasi beragama adalah sama dengan agenda murtadisasi umat Islam se Indonesia. 

Allahumma tsabnitnaa 'alaa nahjil istiqomah. Aamiin.

(fb)