Kerusuhan melanda Belanda jumat malam, aksi kekerasan protes atas kebijakan pembatasan Covid-19

[PORTAL-ISLAM.ID] Kerusuhan melanda Belanda akibat aksi massa protes atas kebijakan pembatasan Covid-19.

Kerumunan perusuh membakar mobil dan melemparkan batu ke arah polisi yang ditanggapi dengan tembakan dan water canon, ketika protes terhadap tindakan COVID-19 berubah menjadi kekerasan di kota pelabuhan Rotterdam pada Jumat (19/11/2021) malam.

Dilaporkan ada dua orang dari massa aksi yang terkena tembakan polisi.

"Kami melepaskan tembakan peringatan dan ada juga tembakan langsung karena situasinya mengancam jiwa," kata juru bicara polisi Patricia Wessels kepada Reuters.

"Kami tahu bahwa setidaknya dua orang terluka, mungkin akibat tembakan peringatan, tetapi kami perlu menyelidiki penyebab pastinya lebih lanjut," katanya.

Beberapa ratus orang telah berkumpul untuk menyuarakan penentangan terhadap rencana pemerintah untuk membatasi akses ke tempat-tempat dalam ruangan bagi orang-orang yang memiliki "corona pass", yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi atau sudah pulih dari infeksi.

Pass ini juga tersedia untuk orang yang belum divaksinasi, tetapi memiliki bukti tes negatif.

Polisi mengeluarkan peraturan darurat di Rotterdam, menutup transportasi umum dan memerintahkan orang untuk pulang. Water canon dikerahkan dan polisi yang menunggang kuda melakukan serangan untuk membubarkan massa, kata polisi.

Belanda memberlakukan kembali beberapa tindakan penguncian akhir pekan lalu selama tiga minggu awal dalam upaya untuk memperlambat kebangkitan penularan virus corona, tetapi infeksi harian tetap pada level tertinggi sejak awal pandemi. 

Video yang diposting di media sosial menunjukkan mobil polisi yang terbakar dan perusuh melemparkan kembang api dan batu ke arah polisi.(Reuters)

[VIDEO]