Sebut PDIP Partai Papan Atas Soal Mencuri Uang Negara, Rocky Gerung: Tenggelamkan Saja!

[PORTAL-ISLAM.ID]  Pengamat politik Rocky Gerung memberikan komentar terkait hashtag atau tagar yang sempat jadi trending di media sosial Twitter yakni tentang ‘Tenggelamkan PDIP’.

Melalui hashtag ‘Tenggelamkan PDIP’ tersebut, Warganet membongkar beberapa kebobrokan yang ada dalam partai PDIP.

Hastag ‘Tenggelamkan PDIP’ itu dipenuhi oleh beberapa kasus yang menimpa para kader PDIP, seperti halnya kasus korupsi Juliari Batubara, hingga dugaan kasus korupsi dana E-KTP yang menyeret nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung menyebut bahwa adanya hashtag ‘Tenggelamkan ini menjadi istilah yang digunakan oleh Mantan Menteri Kelautan Susi Pudjiastuti.

Menurutnya, istilah Tenggelamkan ini digunakan untuk menenggelamkan kapal-kapal pencuri. Adanya hashtag ‘Tenggelamkan PDIP’ ini sama saja menyebut bahwa PDIP adalah partai ‘pencuri’

Rocky Gerung bahkan menyebut bahwa PDIP menjadi partai papan atas soal mencuri uang negara. Bukan tanpa alasan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya kader PDIP yang terlibat kasus korupsi.

“Istilah tenggelamkan itu kan istilah Bu Susi, apakah memang PDIP itu mencuri? Kan Bu Susi tenggelamkan kapal yang mencuri kan," kata Rocky Gerung seperti dikutip dari Youtube Rocky Gerung Official.

“Jadi mungkin juga memang sebetulnya PDIP itu partai yang di papan atas soal mencuri uang negara karena koruptor PDIP banyak juga," sambungnya.

Mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia itu juga mengatakan bahwa akhir-akhir ini PDIP menjadi salah satu partai yang paling bermasalah.

Rocky Gerung menyebut bahwa dalam kurun waktu seminggu kebelakang, PDIP banyak menciptakan istilah politik baru.

“Dalam seminggu ini seluruh istilah politik juga datang dari PDIP, mulai dari patung bung Karno, beasiswa untuk menjagokan Jokowi, segala macem," ujar Rocky Gerung.

Jika diibaratkan sebuah kapal, Rocky Gerung menyebut bahwa PDIP penuh dengan isu yang buruk yang memang sebaiknya ditenggelamkan saja untuk menghilangkan keburukan partai tersebut.

“Itu kalau kapal penuh dengan isu yang buruk semua, jadi orang pilih tenggelamkan aja, supaya ingatan kita hilang tentang seluruh keburukan partai itu, PDIP gak usah baper,” tandasnya. [kabes]