Komika McDanny Minta Maaf Usai Hina Habib Rizieq, Denny Siregar dan Gerombolannya Kepanasan

[PORTAL-ISLAM.ID]  Komika McDanny yang sebelumnya viral dengan videonya yang menghina Habib Rizieq beberapa waktu lalu akhirnya mengakui kesalahan dan menyampaikan penyesalannya dan meminta maaf.

McDanny yang punya nama asli Dani Jaya Wardhana menyampaikan permintaan maafnya melalui akun Instagramnya @mcd4nny. 

Ia mengunggah video berdurasi 3 menit dengan raut muka yang terlihat sedih dan berbicara terbata-bata serta mata yang selalu tertunduk.  

Sebelum memulai permintaan maafnya McDanny melafalkan Istighfar dan Dua Kalimat Syahadat.

"Saya Mc Danny ingin mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya kepada umat muslim, seluruh umat muslim, pada Ormas Islam terutama pada Ulama para Habaib dan keluarga besar Habib Rizieq Shihab atas apa yang saya katakan, saya ucapkan, tidak pantas untuk saya katakan," ucap maafnya pada Senin, 18 Oktober 2021. 

"Kata maaf sepertinya tak pantas keluar dari mulut saya, saya masih jauh dari kesempurnaan sebagai orang Islam sebagai Muslim, saya ingin minta maaf, minta maaf sebesar-besarnya karena telah menyakiti semuanya termasuk keluarga saya dan teman-teman saya." 

"Dan untuk keluarga Habib Rizieq Shihab saya berharap bisa bertemu untuk meminta maaf secara langsung."

"Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya, saya lupa diri, saya euforia, saya euforia di panggung, maafkan saya, maafkan saya, maafkan saya," tutupnya.

Denny Siregar Kepanasan

Permintaan maaf McDanny kepada Habib Rizieq dan seluruh Umat Islam ini malah membuat Denny Siregar dan gerombolan buzzer kepanasan.

Seakan tak terima, Denny Siregar mengejek McDanny sebagai mental kerupuk.

"Wkwkkw... Ga kuat kena teror, masih mental kerupuk," kicau Denny Siregar di akun twitternya @Dennysiregar7 menanggapi permintaan maaf McDanny.

Para buzzer pembenci Habib Rizieq pengikut si Denny Siregar juga pada kepanasan, mereka gak terima McDanny minta maaf pada Habib Rizieq.

Mereka pengennya McDanny gak usah takut menghina Habib Rizieq.

Begitulah gerombolan mereka.