Kemenangan Indonesia di Thomas Cup Tanpa Kibaran Merah Putih, Menpora Dihajar Taufik Hidayat

[PORTAL-ISLAM.ID]  DENMARK - Seremoni penyerahan piala Thomas Cup kepada tim bulu tangkis putra Indonesia di Aarhus, Denmark, tidak disertai pengibaran bendera Merah Putih. Hal ini terjadi akibat sanksi dari Badan Antidoping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA) kepada Indonesia yang dianggap tak patuh terhadap standar program pengujian antidoping.

Saat lagu Indonesia Raya berkumandang di Ceres Arena, Minggu (17/10/2021), penyelenggara hanya memasang bendera Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Padahal, dalam momen bersejarah ini, seharusnya Sang Merah Putih berkibar. Apalagi tim Thomas Indonesia berhasil mengalahkan Cina dengan skor telak 3-0.

Pada 15 September lalu, WADA, yang bermarkas di Kanada, mengirim surat kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Lembaga yang dibentuk atas prakarsa Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada 1999 itu menganggap Indonesia tidak patuh pada aturan standar program pengujian antidoping WADA. Indonesia dinilai tidak bisa memenuhi kewajiban standar test doping plan (TDP) pada 2020.

Karena kelalaian itu, WADA memberikan sanksi kepada Indonesia. Sanksi itu di antaranya atlet Indonesia tidak bisa mengikuti kejuaraan internasional, tak dapat mengibarkan bendera Merah Putih ketika memenangi kejuaraan dunia. Sanksi itu berlaku selama satu tahun, dari 8 Oktober 2021 hingga 8 Oktober 2022.

Nasib Indonesia yang mendapat sangsi dilarang mengibarkan bendera merah putih ini langsung mendapat reaksi keras dari legenda tunggal putra bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat.

Di akun Instagramnya Taufik Hidayat memposting ucapan selamat sekaligus kekecewaannya:

"Selamat piala thomas cup kembali ke INDONESIA.. terimakasih atas kerja kerasnya team Bulutangkis indonesia 🙏🙏🙏🥂🥂🥂..tapi ada yg aneh bendera merah putih gak ada?
Di ganti dengan bendera PBSI..
Ada apa dengan LADI dan pemerintah kita? Khususnya Menpora, Koni dan Koi?
Kerjamu selama ini ngapain aja?
Bikin malu negara indonesia aja..
Jangan ngarep jadi Tuan rumah olympic or piala dunia….urusan kecil aja gak bisa beres..
Kacau dunia olahraga ini,….👹👹👹👹👹."