Terinspirasi Mohamed Salah, Dua Perempuan Inggris Masuk Islam

[PORTAL-ISLAM.ID]  LONDON - Dua Perempuan Inggris memutuskan untuk memeluk Islam setelah terinspiransi akhlak Mohamed Salah. Mereka menjadi mualaf karena melihat kerendahan hati dan perilaku yang ditunjukkan striker Liverpool asal Mesir itu.

Dua perempuan kakak-adik itu ialah Amy dan Nikki. "Kami dipengaruhi oleh perilaku Muslim di Eropa dan kerendahan hati Mohamed Salah," tutur dia seperti dilansir dari Gulf Today, Selasa (24/8/2021).

Keputusan mereka untuk memeluk Islam murni atas dasar keinginannya sendiri, tanpa paksaan dari siapa pun dan setelah mempelajarinya dengan benar.

Amy dan Nikki adalah dua saudara perempuan dari Inggris dan tinggal di dekat kota Liverpool di Inggris dan biasa mengunjungi Mesir untuk berwisata. Di kampung halamannya, mereka mendengar tentang agama Islam dan akhlak umat Islam yang tinggal di Eropa serta keramahan mereka kepada orang lain, di samping akhlak dan kerendahan hati Mohamed Salah.

Lantas kedua saudara perempuan itu mulai berpikir untuk masuk Islam. Selain itu, kunjungan wisata mereka ke Mesir juga telah membentuk citra positif Islam dan Muslim bagi mereka, yang bertentangan dengan apa yang disajikan di beberapa media tentang Islam dan serangan terhadapnya.

Hal itu kemudian mendorong Amy dan Nikki untuk masuk Islam di negara mereka terlebih dahulu dan kemudian mendeklarasikan Islam mereka selama kunjungan mereka ke Aswar, Mesir.

Abdeluaziz Al Idrisi, salah satu "Idrisi Ashraaf" di Kom Ombo, Kegubernuran Aswan, Mesir, mengatakan, aula Al Ashraaf di desa Hegaza menerima dua saudara perempuan Inggris itu selama kunjungan singkat mereka di Aswan. Di tempat inilah, mereka mengekspresikan perasaan dan keinginan untuk menyatakan diri sebagai Muslim.

Al Idrisi menjelaskan, dua saudara perempuan Amy dan Nikki sebelumnya telah menyampaikan bahwa mereka telah masuk Islam sekitar setahun yang lalu di Liverpool, Inggris. Lalu mereka datang untuk mendeklarasikan Islam mereka di Mesir, setelah mereka berada di sebuah wisata keliling di Hurghada dan menuju ke Aswan untuk berlibur.

"Kedua perempuan Inggris itu akrab dengan dasar-dasar agama Islam dan lima pilarnya. Mereka juga percaya pada yang ghaib. Mereka juga menghafal sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW dan sejumlah surah dari Alquran dalam bahasa Arab, seperti Al-Fatihah, Al-Ikhlas, dan Quraish," tutur dia.[Ihram]