Jokowi, Jusuf Hamka dan Duit Tak Berseri

Menurut saya yang dilakukan mereka berdua bagus. Tapi berbeda bobot dan bebetnya.

Pak Jokowi itu seorang Presiden. Tugas dan tanggung jawab beliau memang memastikan kondisi semua rakyat baik-baik saja.

Bahkan seharusnya beliau bisa menggunakan UU KARANTINA WILAYAH untuk memastikan Negara bertanggung jawab atas kebutuhan pokok masyarakat yang dilakukan PPKM.

Jadi tindakan pemberian bantuan sporadis yang sekarang dimuat media saya anggap cuma pencitraan dan usaha menutupi Pemerintah yang lepas tangan dari kondisi masyarakat sekarang.

Tapi bagi sebagian rakyat yang otaknya waktu lahir ketinggalan, tentu saja model bantuan sporadis yang dilakukan oleh Pak Jokowi seperti ini akan melahirkan puja-puji. 

Sedangkan yang dilakukan oleh Pak Hamka adalah tanggung jawab sosial. Beliau orang Kaya. Uangnya "tidak berseri". Sudah memang seharusnya semua orang-orang Kaya di Negeri ini turun tangan.

"Hai orang terkaya Indonesia. Pemilik Pabrik Rokok. Yang kekayaan kalian dari isapan dan hembusan asap Sigaret. Pelanggan kalian 90% adalah Orang Miskin. Saatnya mengembalikan sebagian kekayaan kalian kepada masyarakat Miskin kembali."

"Hai orang-orang terkaya di Negeri ini. Pemilik Kebun Sawit dan Tambang-tambang di Negeri ini. Kekayaan kalian adalah dari mengelola Lahan dan Tambang yang seharusnya milik kita bersama. Puluhan tahun sudah kalian nikmati sendiri. Saatnya berbagi sedikit saja kepada rakyat yang lain."

Ayo tunjukkan rasa terima kasih kalian kepada bangsa dan negara ini.

(By Azwar Siregar)