Membedah Hubungan HAMAS dengan IRAN

Membedah Hubungan HAMAS dengan IRAN

By @hasmibakhtiar (Pengamat Internasional, S2 Hubungan Internasional Univ. Lille Prancis)

Berpolitik itu perlu Kecerdasan, tidak asal Kalau Beda harus dimusuhi. Hal yang penting tetap dalam Aqidah dan teguh dalam prinsip. Jika semua dimusuhi karena berbeda, tentu musuh (Zionis Israel) akan dengan mudah mematahkan perjuangan Rakyat Palestina.

Belakangan ini banyak yang bertanya bagaimana hubungan Hamas dengan Iran. Ada yang bilang Hamas dibantu Iran, Hamas adalah kepanjangan tangan Iran, bahkan ada yang bilang Hamas sebenarnya Syiah sedang ber-Taqiyah 😁

Dulu gw pernah sedikit bahas ini, tapi berhubung perang di Palestine saat ini dan Hamas muncul dg kekuatan yang di luar dugaan, syubhat terhadap Hamas sengaja dihembuskan kembali. 

Pola hubungan yang kita lihat antara Iran dg organisasi bersenjata lainnya spt Houthi atau Hizbullah misalnya, tidak serta merta pasti bisa diterapkan Iran dalam berhubungan dg organisasi lain, termasuk Hamas.

Dalam hal dg Hamas, setidaknya ada dua alasan. 1. Secara fikroh, Hamas lebih dekat kepada Ikhwan yang Ahlusunnah. Dari ujung timur sampai ujung barat semua orang tau. 2. Kondisi organisasi Hamas dg Houthi atau Hizbullah juga issue dan medan juangnya sangat berbeda.

Terus apa dasar hubungan Hamas dg Iran? Iran syiah tidak ingin kehilangan peran dalam issue Palestine yg merupakan issue paling urgent dalam tubuh umat Islam. Artinya, jika Iran meninggalkan issue Palestine maka Iran akan mengalami kerugian besar dlm memenangkan hati umat Islam.

Hamas di mata Iran menjadi jalan bagi Iran dalam mengambil peran tsb. Adapun Iran di mata Hamas menyediakan opsi hubungan taktis guna mendapat dukungan, baik politik maupun militer. Ingat, Hamas adalah organisasi pembebasan kemerdekaan.

Berbeda dg Houthi atau Hizbullah, Hamas sejak awal murni membawa misi bangsa Palestine yaitu mendapatkan kemerdekaan. Berbeda dg Houthi atau Hizbullah yang dari A-Z harus menunggu izin dari Iran.

Bahkan, dalam salah satu wawancaranya dg Aljazeera, syaikh Ahmad Yasin menolak dikaitkan dg Ikhwan di Mesir. Walau mengakui belajar banyak hal dari Ikhwan di Mesir tapi syaikh Ahmad Yasin merasa Hamas lebih dekat kepada Ikhwan di Yordan.

Bukti bahwa Hamas berbeda dg milisi Iran lainnya ktk revolusi Suriah berGelora, Hamas menolak mentah2 menolak permintaan Iran untuk mendukung Asad. Walau akhirnya kantor Hamas di Suriah ditutup dan elitesnya diusir tp Hamas tetap pada prinsipnya mendukung revolusi rakyat Suriah.

Ketika itu Iran menghentikan bantuannya kepada Hamas dan mengalihkan ke Harakah Jihad Islami. Walau dg berjalannya waktu hubungan Hamas-Iran kembali membaik tapi itu semua lebih pada faktor kondisi Kawasan tanpa ada satupun hal prinsip yang ditanggalkan Hamas.

Bagi Iran, Hamas yang merupakan gerakan bersenjata Sunni mustahil bisa membawa manhaj revolusi syiah Khomeini karena memang berbeda dari segi fikroh.

Adapun Hamas, meyakini hubungannya dg Iran sukses mempersempit ruang gerak Israel. Walau hubungan keduanya naik turun tapi cukup ampuh memecah fokus Israel dalam mewujudkan proyeknya di Kawasan.

Sikap Hamas terhadap Iran kurang lebih sama dg sikap Ikhwan pada umumnya, irit komentar tapi tidak menutup peluang kerjasama dalam berbagai issue.

Lalu benarkah persenjataan Hamas yang hari ini membuat banyak pihak kagum itu adalah bantuan dari Iran? Dapat uang dari mana Hamas dalam menghidupi Gaza yang dibllokade selama 15 tahun oleh Israel dan oleh negara2 Arab?

Terkait persenjataan, Hamas menegaskan yang hari ini menghajar Isrsel adalah buatan dalam negeri. Hamas mendapatkan bantuan untuk pengembangan roket jarak jauh lewat Mesir era presiden Mursi.

Kalau boleh dibilang, roket yang hari ini membuat Tel Aviv kocar kacir adalah amal jariyah dari presiden Mursi. Dari Iran? Memang ada beberapa yang berusaha dikirim Iran tapi selalu gagal sampai Gaza.

Bantuan keuangan? Qatar dan Kuwait adalah donatur utama Hamas dalam menghidupi rakat Gaza sejak diblokade Israel pada 2006. Khusus Qatar, sudah tidak terhitung bantuan yang diberikannya kepada Hamas. Bahkan Qatar rela diboikot Saudi cs demi mempertahankan bantuannya untuk Hamas.

Bahkan tadi malam Qatar kembali mengucurkan bantuan untuk Hamas disaksikan perwakilan Turkey. Banyak bantuan kepada Abbas di Tepi Barat tapi jarang yang sampai ke Gaza. Hamas saban hari memutar otak menghidupi rakyat Gaza.

Jadi benar ada hubungan Hamas dg Iran? Iya benar ada dalam skala tertentu tapi Hamas bukanlah tangan Iran di Palestine, bahkan dalam banyak hal Hamas dg Iran berbeda pendapat. Kalian pernah dengar Houthi atau Hizbullah beda pendapat dg Iran? πŸ˜€

Hari ini gw lihat, banyak orang enggan peduli pada kondisi rakyat Palestine sambil memaki Hamas karena berhubungan dg Iran. Mendukung kemerdekaan Palestine bukan berarti harus menjadi pendukung Hamas. Memusuhi Hamas dg konsekuensi diam atas kejahatan Israel itu kebodohan.

Di Eropa dan Amerika, Hamas dianggap sbg organisasi teroris, tapi mereka (orang2 di Eropa-AS) ikut turun ke jalan mendukung kemerdekaan Palestine. Di kita, benci Hamas iya, mendukung Palestine kagak, ujung-ujungnya membela Israel.

Yang terjadi di Palestine itu adalah penjajahan dan pembantaian sejak 1948, episode kejahatan yang begitu panjang. Terlalu picik menarik perang Palestine ke dalam perbedaan madzhab bahkan agama. Kejahatan Israel di Palestine tidak dibenarkan oleh madzhab dan agama apapun.

Tapi faktanya di dalam perjuangan tsb ada Hamas yang berhubungan dg Iran musuh gw? Yah gak masalah. Silakan berjuang dan bantu rakyat Palestine dg cara yg lw suka. Sukur2 kemudian lw bisa menekan peran Iran di sana. Masalahnya lw bisa apa kagak?

Tapi pada dasarnya mereka yang nyinyir bukan karena ingin membantu. Mau di dalamnya ada Hamas atau bukan mereka tetap akan nyinyir. Mau berhubungan dg Iran atau bukan mereka juga tetap gak akan suka. Tweets ini sekedar menjawab pertanyaan kawan2. Salam.

Lille, 17/05/2021