PKS: Isu Radikal Untuk Menutupi Kerugian Dan Banyak Utang Di BUMN

[PORTAL-ISLAM.ID]  Isu radikal radikul yang dihembuskan pendukung Jokowi di lingkungan BUMN sebagai taktik untuk menutupi kerugian dan banyak utang di perusahan plat merah itu.

Hal ini disampaikan anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS Refrizal.

“Jualan issue RADIKAL utk menutupi Perusahaan MERUGI & Banyak HUTANG ya mas?” kata politikus PKS Refrizal di akun Twitter-nya @refrizalskb.

Seperti ramai dibicarakan, Komisaris PT Pelni Kristia Budiyarto alias Kang Dede mengumumkan batalnya acara pengajian Ramadan yang rencananya akan digelar Badan Kerohanian Islam PT Pelni. 

Tindakannya mendapatkan kritik keras dari banyak pihak.

Terlebih, dia menyebut kata radikalisme dalam pengumuman pencopotan pejabat PT Pelni yang terlibat dalam kepanitiaan acara pengajian itu.

“Komisaris PELNI pengen ngetop tapi bikin Gaduh,” ungkap Refrizal.

Refrizal pun menyebut adanya Islamphobia.

“Zaman now bikin Pengajian Ramadhan dituduh Radikal & langsung diberi Sanksi.. Wah Bahaya! #IslamPhobia,” kata Refrizal di akun twitternya.

Padahal BUMN saat ini terlilit utang yang mencapai RIBUAN TRILIUN!

Seperti dilansir IDXChannel, Utang Luar Negeri BUMN mencapai Rp2.140 triliun pada kuartal III-2020. Sayangnya, kontribusi dividen ke negara masih minim.


Kok malah ngurus radikal radikul.

Baca juga :