MASYA ALLAH... Meriahnya Pawai Obor di Poso, Sambut Bulan Suci Ramadhan

[PORTAL-ISLAM.ID]  POSO - Masyarakat Kabupaten Poso Sulawesi Tengah tidak mau ketinggalan menyambut bulan suci Ramadhan. Kali ini, dengan menggunakan masker warga muslim di wilayah itu memeriahkannya dengan menggelar pawai obor di sepanjang jalan utama daerah tersebut.

Pawai obor dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, yang diinisiasi oleh Yayasan Khalid Bin Walid di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diikuti ribuan umat Islam pada Sabtu (10/4/2021) malam.

“Melalui pawai obor ini, kita tunjukkan kepada dunia bahwa Umat Islam Poso sangat antusias dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Semoga kegiatan ini mendapatkan pahala dari Allah SWT,” ucap Ustad Sugianto Kaimuddin, dalam tausiahnya.

Ustad Sugianto Kaimuddin, juga mengajak kepada seluruh umat Islam Poso untuk senantiasa memanjatkan puji syukur karena masih dipertemukan dengan Bulan Suci Ramadan tahun ini.

Dalam menghadapi Bulan Suci Ramadan, ia mengimbau kepada seluruh Umat Islam untuk bersama-sama memberantas kemaksiatan di Poso.

“Karena Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan terbaik dari semua bulan sehingga harus dijalani dengan penuh suka cita,” ungkapnya.
 
Pukul 20.00 WITA, ratusan warga dengan memegang obor yang terbuat dari bambu sudah berkumpul di Masjid Raya Jalan Pulau Natuna, Poso Kota. Selanjutnya warga kemudian berbondong-bondong dengan berjalan kaki melewati jalan-jalan padat kota Poso sambil membawa obor dan melantunkan takbir dan salawat. Kemudian peserta pawai berhenti di Lapangan Sintuwu Maroso yang juga biasa disebut Alun-alun kota Poso.

Pawai tersebut mengundang warga lainnya untuk menyaksikannya secara langsung. Di antara mereka, banyak yang ingin mengabadikan momen itu dengan mendokumentasikannya. Warga Poso terlihat sangat antusias menyaksikan pawai obor tersebut.

Seperti Nikma (29), ia sengaja mengabadikan pawai tersebut dengan ponselnya lewat video dan membagikannya di media sosial Facebook miliknya.

“Sangat bagus suasananya. Kalau dulu pawai menyambut Bulan Suci Ramadhan pakai kendaraan mobil dihias. Sekarang beda, sudah pakai obor. Jadi berasa sekali suasana mau puasa,” tutur Nikma.

Sepengetahuannya, pawai dengan obor bambu sudah beberapa tahun ini dilakukan. Kalau dulu, pawai di Kabupaten Poso menggunakan kendaraan mobil.

“Beda suasananya pawai obor dan pawai pakai kendaraan,” katanya lagi.

Pawai obor yang mengambil star dari Masjid Baiturrahman Natuna Poso dan berakhir di lapangan alun-alun Sintuwu Moroso itu mendapat pengamanan sebanyak 150 personel gabungan TNI-Polri dibantu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Dinas Perhuhungan (Dinas) setempat, yang dikoordinir Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rentrix Ryaldi Yusuf. 


[VIDEO]