Lilia Bouziane: Jangan Ganggu Jilbab Saya!

[PORTAL-ISLAM.ID] Usulan Senat Prancis untuk melarang gadis di bawah 18 tahun mengenakan jilbab di depan umum menuai kecaman. Kampanye dengan tanda pagar #HandsOffMyHijab (Jangan Ganggu Jilbab Saya!) pun memenuhi lini masa media sosial.

Larangan penggunaan hijab untuk perempuan di bawah 18 tahun diusulkan pertama kali oleh Senat Prancis pada 30 Maret 2021 lalu.

Meski begitu, larangan tersebut belum menjadi undang-undang. Majelis Nasional Prancis harus menandatangani perubahan sebelum dapat diberlakukan.

Namun, gelombang protes atas ide larangan perempuan di bawah 18 tahun memakai jilbab di Prancis ini sudah bermunculan secara cepat.

Jilbab memang telah menjadi subjek perdebatan selama puluhan tahun di Prancis.

Langkah Senat Prancis merupakan bagian dari RUU "anti-separatisme" yang diklaim bertujuan untuk mendukung sistem sekuler negara, tetapi para kritikus mengecam, dengan alasan RUU itu menargetkan populasi Muslim minoritas.

Saat membahas RUU ini pada 30 Maret, para senator menyetujui amandemen RUU yang menyerukan "larangan di ruang publik dari setiap simbol keagamaan yang mencolok oleh anak di bawah umur dan pakaian atau baju yang akan menandakan inferioritas perempuan atas laki-laki”.

Larangan ini didasarkan oleh cara berfikir sekuler Prancis yang menganggap hijab sebagai bentuk opresi alias pemaksaan cara berpakaian terhadap wanita.

Pemerintah Prancis menganggap bahwa perempuan muslim memakai hijab karena paksaan, entah itu paksaan orangtuanya atau suami. Bahkan hukum Prancis telah menetapkan denda bagi suami yang memaksa anak atau istrinya memakai hijab. 

Padahal realitasnya, perempuan muslim memakai jilbab tanpa paksaan, bahkan mereka bangga dengan jilbabnya.

Salah satunya disampaikan oleh Lilia Bouziane, seorang siswi muda, yang menjelaskan mengapa dia mengenakan hijab sejak dia berusia 13 tahun.

Di acara TalkShow C8TV, gadis Prancis ini menceritakan alasan dia berhijab tanpa paksaan. Dia memakainya dengan rasa bangga dan penuh kemuliaan. 

Dalam logika demokrasi, berhijab adalah hak dasar setiap wanita yang tidak boleh bahkan untuk sekedar didebat apalagi dikriminalisasi.

Tapi sayangnya, mereka yang mengaku liberal membebaskan wanita memakai pakaian apapun selain hijab. Yang sekuler, tidak mau mengurusi agama orang lain selain agama Islam.

Lilia Bouziane dengan cerdas dan memukau tampil di talkshow untuk menolak pelarangan jilbab dan mendukung kampanye #HandsOffMyHijab (Jangan Ganggu Jilbab Saya!). 

[VIDEO]