FPI Tantang Pemerintah Lakukan Tracing Kerumunan di Solo, Berani?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Polemik kerumunan yang terjadi di sejumlah acara yang melibatkan Habib Rizieq Shihab masih terus menjadi sorotan publik. Bahkan, isu soal hasil tes swab dan keberadaannya pasca keluar dari RS Ummi juga masih menjadi teka-teki.

Namun demikian, Wakil Sekretaris Umum FPI Aziz Yanuar juga meminta agar Menko Polhukam Mahfud MD juga melakukan penelusuran kontak atau tracing terkait pasien covid-19 di sejumlah lokasi kampanye Pilkada.

"Lakukan juga testing, tracing dan treatment terhadap kerumunan di Solo, Surabaya, Magelang, Banyumas, Indramayu, Minahasa, dan daerah lainnya," tegasnya, hari ini di Jakarta.

Ia mengatakan, pemerintah harus berlaku adil memperlakukan penelusuran kontak hingga melakukan tes terhadap tiap kerumunan massa yang terjadi di seluruh Indonesia.

"Kami minta pak Mahfud dan jajarannya untuk konsisten dengan omongannya dan jalankan kebijakan tersebut atas dasar diantaranya dasar keadilan bukan kebencian," sambungnya.

Aziz menambahkan, bahwa pemerintah saat ini tak memberikan rasa keadilan kepada semua masyarakatnya. Ia berharap pemerintah menerapkan prinsip keadilan pemberian sanksi terhadap semua masyarakat Indonesia yang menggelar kerumunan tanpa terkecuali. "Laksanakan keadilan dengan tegak dan tanpa pandang bulu," tukasnya.