Bersikap Adil Pada Prabowo


Bersikap Adil Pada Prabowo

[Catatan Naniek S Deyang]

Saya bukan 'diehard' siapapun dan bukan masuk dalam pengurus Partai mana pun. Namun saat ini tokoh yang masih saya respek salah satunya adalah Pak Prabowo, dengan segala kekurangannya saya masih melihat dia tidak akan mengorbankan NKRI hanya untuk sebuah ambisi.

Di mata sebagian para mantan pendukungnya, Pak Prabowo seperti musuh yang harus dibasmi karena berkhianat dengan bergabung di pemerintahan.

Namun di mata para Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pak Prabowo menjadi "nafas baru" dan "harapan baru". Sayangnya memang di dunia Pertahanan apa yang sudah dilakukan Pak Prabowo tidak boleh diekpose ke publik, karena itu rahasia negara.

Tapi misalnya iseng coba diam-diam tanya KSAD, berapa helikopter tempur yang sekarang kita miliki? Tanya  KSAU berapa jumlah pesawat baru kita saat ini, dan tanya KSAL berapa kapal perang baru yang kita punya...Maaf semua harus diam-diam karena pertahanan suatu negara memang HARAM untuk dipanggungkan.

Saya termasuk orang yang "tidak lagi dilingkar beliau", tapi hormat saya tidak pernah berubah. Bila semua yang dilakukan untuk menjaga Indonesia di mana pun Insyallah saya akan membelanya.

Saya pagi-pagi terpaksa meng-UF (unfriend) seorang kawan lama di FL (friend list) dan rasanya juga termasuk donatur JMP (Jaringan Merah Putih), saat saya membaca hinaan tiada henti pada Pak Prabowo. Bukan saya marah dan melarang Pak Prabowo dihina, tapi saya tidak mau menambah dosa karena kesal pada orang yang sok pinter padahal keblinger.

Saya ada yang tidak cocok dengan Pak Prabowo, tapi bagi saya menilai orang itu harus kita kalkulasi baik dan buruknya. Apakah sejauh ini Prabowo korupsi? Apakah dia menyengsarakan rakyat? Apakah membuat pertahanan yang kuat agar Indonesia disegani bukan bagian perjuangan untuk rakyat? Bagaimana kalau negara kita lemah?

Kalau Indonesia itu lemah, bukan negara kita saja yang bakal lenyap, agama kita pun akan diluluhluntahkan!

Berjuang itu tidak harus jadi orator, berjuang itu tidak harus "melawan" pemerintah. Berjuang juga tidak harus turun ke jalan, tapi berjuang juga bisa dilakukan dengan berbuat nyata.

Prabowo memang belum bisa mensejahterakan rakyat, karena dia hanya Menteri Pertahanan, tapi misalnya dia bukan Menteri Pertahanan tetap hanya seorang Ketua Partai dan ada di luar kekuasaan apakah dia akan mampu mensejahterakan rakyat??

Kalau ada yang salah dari Pak Prabowo saat bergabung dengan pemerintah, adalah orang-orangnya yang terlalu lebay menyebut sebagai sebuah STRATEGI. Dan kata strategi itulah yang sampai sekarang menjadi bahan bullyan para fans partai yang jadi lawan partai Pak Prabowo.

Coba dari awal disebutkan, bahwa Pak Prabowo  bergabung dengan pemerintah karena ingin
Ikut membantu Pertahanan Indonesia yang kuat, mungkin gak terus dibully sampai sekarang.

Tapi ya sudahlah menjelaskan orang benci itu kan sama dengan kita bicara pada orang jatuh cinta ...wis angel ..angel ...angel tenan tuturaneπŸ˜πŸ˜πŸ™πŸ™.

[fb]