Tanggapan Untuk Yang Membully Sandiaga Uno


Geret kembali kisah ke Pilpres 2014, kala itu berhadapan dua kubu Jokowi-Jk Vs Prabowo-Hatta. Dan disini bukan tentang Prabowo Jokowi yang ingin saya tulis tapi tentang Anies Baswedan!!!

Ya, Anies Baswedan sebelum diberikan tempat terhormat oleh Prabowo sebagai gubernur DKI Jakarta, beliau adalah sosok dibalik kemenangan Jokowi-JK pada pilpres 2014. Posisi Anies tidak tanggung-tanggung Ring 1 yang kemudian dikenal dengan sebutan Pandawa Lima. Berada pada deretan Pandawa Lima, Anies diganjar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI!

Ketika Anies dipecat kemudian diangkat PS yang awalnya kalian tolak-tolak kalian cibir-cibir keputusan PS tsb, lantas sekarang Anies jadi idola, dipuja puji laksana dewa!!

Adalah berbalik 180 derajat dengan yang dialami PS dan sekarang Sandiaga Uno, kini kedua tokoh bangsa itu jadi bahan cibiran tiada henti siang dan malam.

Apa yang terjadi di panggung politik tanah air sekarang, dulu dan sekarang bahkan nanti itu hal yang biasa-biasa saja. Perpindahan, peralihan, dukungan, cair, santai, landai, tegang, dll itu dinamika, ibarat not-not angka dalam piano yang kemudian diselaraskan untuk menghasilakan irama musik yang diinginkan.

Jika Sandi masuk tiem pemenang Boby, tidak ada bedanya dengan apa yang dilakukan Anies dulu, cuma posisi yang berbeda yang kemudian menghasilkan reaksi kecewa dari masing-masing kubu!!

Lalu kemudian kalian ungkit-ungkit pengorbanan saat mendukung Prabowo-Sandi, maka saya katakan bahwa orang-orang yang mengungkit-ungkit menyebut-nyebut apa yang pernah dia korbankan/keluarkan/berikan sesungguhnya dia tidak pernah berkorban apa-apa, dia hanya berkorban untuk dirinya sendiri!!!

(By Cleopatra Anggraeni)

' Geret kembali kisah ke Pilpres 2014, kala itu berhadapan dua kubu Jokowi-Jk Vs Pravowo-Hatta. Dan disini bukan...

Dikirim oleh Cleopatra Anggraeni pada Minggu, 20 September 2020