Politisi Demokrat Ferdinand Bingung Orang-orang Takut PKI, Padahal HTI Lebih Ngeri; Don Adam: Dia Tidak Tahu Siapa Kakeknya AHY?


[PORTAL-ISLAM.IDPolitisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menangapi isu kebangkitan PKI sebagaimana dilontarkan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan tokoh-tokoh KAMI.

Dikutip dari akun Twitter pribadinya, Ferdinand Hutahaean mengingatkan sejumlah tokoh yang acap membawa isu PKI ke muka publik, bahwa ketakutan terhadap partai terlarang itu berlebihan dan terkesan mengada-ada.

“Mas Gatot, Din, PKI itu jangankan tubuhnya, hantunya saja sudah mati. Membangkitkan tubuh yang sudah mati saja tak bisa, apalagi bangkitkan hantu yang sudah mati,” cuit Ferdinand, dinukil Sabtu 26 September 2020.

Ferdinand merasa, ketimbang PKI, ada sejumlah kelompok intoleran yang lebih layak diwaspadai. Misalnya seperti HTI dan simpatisan ISIS. Mereka lebih berbahaya lantaran jelas-jelas ada dan tersebar di sejumlah wilayah.

“Yang masih hidup adalah ancaman kepada Pancasila dari kaum intoleran Hizbut Tahrir (HTI), simpatisan ISIS, dan pendukung Alqaeda. Itu (lebih layak) dilawan!” ujarnya.

Kicauan Ferdinand ramai ditanggapi warganet.

"Kepala mu itu Fer @FerdinandHaean3, HTI gak pernah bunuh orang, PKI udah ratusan ribu, dasar dongok gak sekolahan," ujar akun @iman100017 di twitter.

Sementara itu Don Adam menyebut Ferdinand lupa atau tidak tahu siapa kakek dari Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY.

"Dia lupa atau tidak tahu siapa kakeknya @AgusYudhoyono?" komen @DonAdam68.

Seperti diketahui, kakek AHY adalah Letnan Jenderal TNI (Purn.) Sarwo Edhie Wibowo. Ia adalah ayah dari Kristiani Herrawati, yang merupakan istri dari Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sarwo Edhie Wibowo adalah panglima RPKAD (atau disebut Kopassus pada saat ini) yang menumpas Pemberontakan Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI).

Sudah berulang kali, pernyataan/kicauan Ferdinand Hutahaean dianggap mencoreng dan merugikan Partai Demokrat. Namun entah kenapa hingga sekarang masih dipertahankan oleh AHY.