Pilkada Medan Rasa Pilpres, Sandiaga-Djarot Diterjunkan Jadi Timses Menantu Jokowi


[PORTAL-ISLAM.ID]  Pilkada Medan benar-benar menjadi pertaruhan bagi pihak Istana.. serasa Pilpres saja. Sampai-sampai kalangan top diterjunkan.

Sandiaga Uno dan Djarot Saiful Hidayat masuk menjadi tim sukses (timses) menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution yang berpasangan dengan politisi Gerindra Aulia Rachman, di Pilkada Medan 2020. Sandi akan menjadi dewan pembina dan Djarot akan menjadi dewan pengarah di timses.

Dilihat dari struktur tim pemenangan Bobby, sejumlah tokoh juga bergabung sebagai dewan pembina dan dewan pengarah tim pemenangan. Sementara untuk ketua tim pemenangan adalah mantan Ketua Demokrat Sumut HT Milwan.

"Iya, strukturnya memang begitu," kata Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut yang juga Jubir Tim Pemenangan Bobby Nasution, Sugiat Santoso, ketika dimintai konfirmasi, Minggu (20/9/2020), seperti dilansir detikcom.

Berbeda dengan Pilkada Solo dimana anak Jokowi Gibran hanya menghadapi lawan enteng, bahkan ada yang menuding lawan dari pihak paslon independen hanya boneka. Sehingga hampir dipastikan Gibran bakal menang mudah.

Namun di Pilkada Medan, menantu Jokowi menghadapi lawan berat, Akhyar Nasution, yang merupakan inkumben plt Wali Kota Medan dan mantan politikus PDIP.

Akhyar Nasution yang kemudian membelot ke Partai Demokrat berpasangan dengan Salman Alfarisi Ketua DPD PKS Kota Medan.

Bahkan dalam survei terbaru yang dirilis Lembaga survei City Research Center (CRC), paslon Akhyar Nasution-Salman Alfarisi mengalahkan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

Survei CRC Pilkada Medan: Akhyar-Salman 41,25% VS Bobby-Aulia 33,75%.

Kondisi inilah yang membuat kubu Istana menurunkan Timses kelas nasional, Sandiaga Uno - Djarot.

Dari sisi koalisi, paslon menantu Jokowi Bobby-Aulia didukung koalisi gemuk: PDIP, Gerindra, PAN, Golkar, NasDem, PSI, Hanura, PPP dan Gelora,

Sementara Akhyar Nasution - Salman Alfarisi hanya koalisi dua partai: Partai Demokrat dan PKS.