Menteri Energi Turki: Dengan Panel Surya, Turki Hemat 200 Juta USD Dalam Setahun


[PORTAL-ISLAM.ID] ANKARA - Dengan 22 juta meter persegi panel surya di seluruh negeri, dalam setahun Turki telah menghemat 200 juta USD untuk biaya energi, menurut Menteri Energi Turki.

Akibat penggunaan yang meluas seperti itu, Turki hanya tertinggal dari China dan Amerika Serikat dalam menggunakan panel surya untuk memanaskan air, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Alam, Fatih Dönmez pada 6 Agustus.

Panel surya adalah sebuah teknologi yang mampu mengubah energi dari matahari menjadi energi tertentu. Sebagian ada yang menjadikannya sebagai energi listrik, namun ada pula panel surya yang hanya berfungsi sebagai pemanas air.

Ini adalah sebuah investasi yang menguntungkan karena bisa menikmati air hangat yang nyaman tanpa takut memikirkan gas atau listrik yang dikorbankan untuk kenyamanan itu.

“Penghimpun tenaga surya telah dipasang secara luas di atap Anatolia untuk memastikan air panas. Melihat budaya ini, tidak heran jika Turki menempati urutan ketiga dunia di kawasan ini,” ujarnya.

Jerman, Brasil, India, Australia, Israel, dan Italia semuanya mengikuti Turki dalam menggunakan panel surya untuk memanaskan air, kata Dönmez.

“Kami bertujuan untuk membuat profil investor [sebagai negara yang] memproduksi listriknya sendiri,” kata Dönmez.

“Kami ingin atap semua rumah, hotel, rumah sakit, gedung umum, sekolah, rumah pertanian dan perusahaan industri bersinar dengan panel surya,” tambah menteri.

Total kapasitas energi surya terpasang Turki adalah sekitar 6.000 megawatt, menurut Kementerian Energi.

Dan berkat insentif pajak, serta izin pemerintah bagi orang-orang untuk memasang panel surya yang menyediakan hingga 5 MW tanpa izin, kapasitas pengumpul surya Turki telah meningkat 1.500 MW dalam dua tahun terakhir.

Sumber: Hurriyet Daily News/Turkinesia