Puji Mendagri, PKS Lamar Tito Jadi Capres Di 2024?


[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA - Pujian anggota Komisi II DPR RI dari F-PKS, Mardani Ali Sera, terhadap Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat rapat kerja bersama di gedung DPR, Senin (13/7/2020), menyiratkan sesuatu yang besar.

Di mata Mardani, mantan Kapolri itu memiliki kinerja baik. Meskipun, dia juga mengkritisi sejumlah kebijakan pemerintah dalam situasi krisis saat ini.

Politikus PKS ini mengatakan, Kemendagri bisa mendapatkan penilaian 9 jika mampu mengubah sejumlah kebijakan kuno menjadi modern disesuaikan dengan perkembangan zaman, terlebih di saat krisis seperti saat ini.

“Saya mau usul, dari 12 poin itu ada yang bisa buat Pak Mendagri jadi 8, bahkan 9. Bahkan bisa menjadi kandidat yang luar biasa di 2024. Pak mendagri ya...,” kata Mardani sambil berkelakar, Senin (13/7/2020).

Mendapat pujian Mardani, Tito pun tidak mampu menahan tawanya. Dia lebih memilih menunduk dan tersenyum sambil memegang kepalanya.

Pengamat politik dari lembaga survei Kedai Kopi, Hendri Satrio pun mengamini apa yang dikatakan Mardani.

Menurutnya, dalam beberapa lembaga survei bursa capres selalu ada nama Tito Karnavian di tiga besar.

“Kalau PKS mau ngelamar Tito jadi capres, Pak Tito kan dari sejumlah hasil survei kan muncul juga, muncul terus. Jadi ya dia sebenarnya merupakan kandidat,” kata Hensat, sapaan akarabnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/7).

Dia menerangkan jika UU Pemilu belum diubah, maka pada 2022 dan 2023 akan banyak pelaksana tugas di jajaran kepala daerah.

Hal tersebut, kata dia, bisa menjadi gerbang yang terbuka lebar dengan kewenangan Tito menunjuk kepala daerah dan jalan menuju Pemilu 2024.

“Wah itu Mendagri Pak Tito punya kans besar menjadi presiden. Bayangkan saja setengah Indonesia itu, anak buah dia tuh, dia yang menempatkan kan Plt-nya. Ya pasti memiliki potensi besar, selain memang popularitasnya saat ini sudah besar,” jelasnya.

“Jadi, kalau PKS punya rencana untuk melamar Pak Tito ya enggak ada salahnya. Bahkan jangan-jangan bisa banyak tuh partai yang ikut,” tutupnya.

Sumber: RMOL