Media Xinhua Beberkan Peran Luhut Dalam Kerjasama Tiongkok-Indonesia


[PORTAL-ISLAM.ID]  BEIJING – Media resmi pemerintah Tiongkok, Xinhua, memberitakan pembicaraan via telepon antara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan Menlu Tiongkok Wang Yi. Selain menteri, dalam berita tersebut Xinhua juga menyebut Luhut sebagai koordinator untuk kerja sama dengan Tiongkok.

Xinhua melaporkan, dalam pembicaraan yang berlangsung pada Kamis (4/6/2020) lalu itu, Luhut menyampaikan ucapan selamat kepada Tiongkok atas suksesnya penyelenggaraan rapat tahunan parlemen beberapa waktu lalu.

Luhut juga mengatakan pertemuan tersebut merupakan tonggak utama bagi kemenangan Tiongkok dalam perang melawan epidemi COVID-19.

“Indonesia bangga dengan upaya Tiongkok dalam memimpin pengendalian epidemi dan berkeinginan untuk belajar dari pengalaman Tiongkok,” kata Luhut dikutip Xinhua.

Masih menurut Xinhua, Luhut berterima kasih kepada Tiongkok karena telah menyediakan berbagai pasokan medis pada waktu yang sangat krusial untuk membantu Indonesia melawan epidemi COVID-19 serta melanjutkan kembali pembangunan ekonomi dan sosial.

Luhut pun menjanjikan bahwa Indonesia siap untuk mempercepat proyek-proyek kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra utama seperti kereta cepat Jakarta-Bandung. Dia juga berharap kedua belah pihak akan melanjutkan penerbangan komersial sesegera mungkin serta bersama-sama mendukung pemulihan ekonomi kedua negara.

Dalam pembicaraan tersebut, Wang mengatakan bahwa Tiongkok memimpin upaya mengendalikan penyebaran COVID-19 di dalam negeri dengan dukungan besar dari komunitas internasional, termasuk Indonesia.

Wang mengatakan, Tiongkok akan mempercepat pemulihan penuh produksi dan tatanan kehidupan sembari mempertahankan pencegahan epidemi dan langkah-langkah pengendalian secara teratur.

“Presiden Joko Widodo telah memimpin Indonesia untuk mengatasi tantangan yang dibawa pandemi COVID-19, dan telah mencapai hasil luar biasa,” ujar Wang yang meyakini bahwa Indonesia pasti akan meraih kemenangan dalam pembangunan dan perjuangan melawan epidemi tersebut.

Wang mengatakan bahwa baik Tiongkok maupun Indonesia adalah dua ekonomi berkembang yang penting. Karena itu, kedua negara harus bergandengan tangan untuk mengatasi berbagai campur tangan dan gangguan, serta tetap berpegang pada tujuan modernisasi.

Menlu Tiongkok itu juga mengatakan kedua belah pihak akan terus meningkatkan kerja sama dalam memerangi epidemi dan melakukan pertukaran di bidang-bidang seperti pengembangan vaksin dan penerapan obat-obatan herbal China.

Lebih lanjut Wang menyebutkan bahwa kedua negara akan membuka jalur cepat untuk pertukaran personel, ekonomi dan perdagangan, meluncurkan jalur hijau untuk barang dan pasokan penting, memastikan dimulainya kembali pekerjaan dan produksi untuk proyek-proyek Sabuk dan Jalur Sutra utama, serta menjaga rantai industri dan pasokan agar dapat berjalan dengan lancar.

Sumber: Xinhua/Fajar

loading...