Ahmad Dhani Berpolitik Secara Diam, Ini Katanya, Prabowo Subianto Masuk Koalisi Jokowi


[PORTAL-ISLAM.ID]  Musikus Ahmad Dhani resmi bebas dari Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, pada 30 Desember 2019 lalu.

Dhani bebas dari tahanan setelah menjalani hukuman 1,5 tahun penjara akibat kicauan di twitter 'siapa saja yang dukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya', yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Selain kasus itu, Ahmad Dhani juga divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Surabaya dalam kasus ujaran 'idiot'.

Dalam vonisnya, PN Surabaya memvonis pentonal grup Dewa 19 itu dengan hukuman satu tahun penjara.

Namun di tingkat banding Dhani mendapatkan keringanan hukuman menjadi tiga bulan saja dengan masa percobaan enam bulan mulai 30 Desember 2019 sampai 29 Juni 2020.

Hukuman percobaan artinya, Dhani tidak dihukum di penjara selama 6 bulan, namun jika dalam masa 6 bulan (30 Desember 2019 sampai 29 Juni 2020) dia melakukan perbuatan sama, maka dia akan dihukum penjara 3 bulan.

Ahmad Dhani pilih masuk ke dunia politik di masa puncak karir bermusiknya.

Suami Mulan Jameela ini memilih untuk mulai terjun ke politik lewat partai Gerindra yang dinakhodai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baru-baru ini, setelah bebas dari penjara, Ahmad Dhani bicara tentang pilihan politiknya dan sikapnya terhadap pemerintah saat ini dimana partainya (Gerindra) sudah masuk menjadi bagian pemerintahan.

Hal ini disampaikan Ahmad Dhani saat bincang-bincang di channel YouTube Helmy Yahya beberapa waktu lalu.

Terjun ke dunia politik, dipilih Ahmad Dhani untuk mengabdi bagi negara dan bangsa Indonesia.

Mantan suami musisi Maia Estianty ini memiliki keinginan menunjukkan baktinya kepada Indonesia melalui jalur politik.

"Saya juga pengen berbakti pada negara makanya makanya saya masuk partai Gerindra. Menurut saya cara untuk berbakti pada negara adalah lewat partai politik, mau gamau," kata Ahmad Dhani dalam channel YouTube Helmy Yahya, pada 28 Mei 2020 lalu.

Saat ini karena pemimpin partainya yakni Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan di masa pemerintahan Joko Widodo periode 2019-2024.

Ahmad Dhanu mengaku sedang menjalankan politik diam. Bagi Dhani tak mungkin ia melawan pemerintah yang di dalamnya ada partai Gerinda.

"Sekarang kan partai Gerindra berkoalisi dengan pemerintahan, makanya saya melakukan politik diam," tutur Dhani.

"Sambil menunggu apa yang terjadi. Karena nggak mungkin saya melawan pemerintahan yang di dalamnya ada Gerindra juga," lanjutnya.

Menolak Disebut Bijak

Usai bebas dari Rutan Cipinang beberapa waktu lalu, Ahmad Dhani dinilai jadi lebih bijak.

Penilaian ini salah satunya diungkapkan Helmy Yahya saat bincang-bincang dengan Ahmad Dhani.

"Habis sekolah (penjara) hikmah atau perubahan apa yang didapat Ahmad Dhani?" tanya Helmy Yahya.

Ahmad Dhani menyebut dirinya tak berubah.

"Aku nggak berubah, aku sih nggak setuju ya dibilang berubah. Cuman aku melakukan politik diam aja, diam juga politik kan. Jadi aku sekarang melakukan politik diam," jawab Dhani.

Suami Mulan Jameela itu enggan disebut lebih bijaksana pasca keluar dari tahanan. Menurutnya ia sudah bijak sejak dulu.

"Kalau dibilang aku tambah bijaksana nggak lah, saya dari dulu bijaksana. Kemarin tuh Luna Maya bilang aku lebih bijaksana seolah-olah aku dulu nggak bijak. Padahal dari dulu udah bijak sana," jelasnya sembari tertawa.

Tak Merasa Bersalah

Mendengar ucapan Dhani, Helmy Yahya sedikit meledek Dhani yang mengaku bijak namun ngomgon sembarangan sehingga membuat pentolan Dewa 19 itu ditahan.

"Bijaksana tapi ngomong sembarangan yaa? Haha," kata Helmy sembari tertawa.

Ahmad Dhani pun langsung merespon ucapan Helmy Yahya dengan menjelaskan bahwa ia tak merasa salah sama sekali dalam kasus tersebut.

"Nggak sembarangan juga, aku menolak kalau aku disalahkan (kasus sebelumnya) aku nggak merasa salah," kata Dhani.

"Mana ada orang yang melakukan Tweet seperti saya ini dipenjara itu nggak ada bang. Saya menolak kalau dikatakan bersalah atau dikatakan nggak ada adab dalam ngetweet. Kan ini negara demokrasi," jelasnya.


[Video]


[Tribunnews]
loading...