Negara-Negara Ini Berterimakasih Kepada Turki Yang Telah Membantu Evakuasi Warganya dari Wuhan China

(Pesawat Turki yang menjemput/evakuasi warga negara beberapa negara dari Wuhan China)

[PORTAL-ISLAM.ID]  Azerbaijan, Georgia, dan Albania berterima kasih kepada Turki pada hari Sabtu (1/2/2020) setelah pesawat kargo militer Turki bertolak ke kota yang terkena virus korona China, Wuhan, untuk mengevakuasi warga negara Turki dan juga warga negara-negara tersebut.

Pesawat kargo tipe A400M milik Angkatan Bersenjata Turki berangkat dari Wuhan pada hari Sabtu dengan mengangkut 42 orang yang terdiri dari 32 warga Turki dan warga negara Azerbaijan, Albania, dan Georgia.

Semua pasien - termasuk 32 orang Turki, enam orang Azerbaijan, tiga orang Georgia dan satu orang Albania - naik ke pesawat setelah mereka ditemukan tidak menunjukkan gejala coronavirus dalam pemeriksaan awal, Kementerian Kesehatan Turki mengatakan sebelum operasi evakuasi.

"Terima kasih kepada #Turkey karena mengatur penerbangan untuk mengevakuasi warga Georgia dari #Wuhan, Cina di tengah merebaknya virus corona. Tindakan dukungan semacam itu semakin menegaskan kembali kemitraan dan solidaritas yang kuat antara kedua negara kita," kata Menteri Luar Negeri Georgia David Zalkaliani di Twitter.

Pesawat milik Angkatan Bersenjata Turki itu mendarat di ibu kota Turki, Ankara, pada hari Sabtu setelah menyelesaikan operasi evakuasi dari kota Wuhan di Cina, pusat penyebaran wabah koronavirus yang mematikan.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan juga berterima kasih kepada Turki karena telah mengevakuasi warganya, menambahkan bahwa langkah itu merupakan contoh dari "persaudaraan" antara negara-negara.

"Warga Azerbaijan dievakuasi bersama-sama dengan warga Turki dari kota Wuhan di China dengan pesawat Turki. Ini adalah contoh lain dari persaudaraan Azerbaijan-Turki! Terima kasih, saudara Turki!" kata kementerian itu di Twitter.

"Sangat berterima kasih kepada #Turkey karena telah membantu mengevakuasi warga negara Albania yang belajar di #Wuhan dan membantu dengan periode pemeriksaan & monotoring wajib. Sangat menghargai rekan-rekan kami di @MFATurkey [Kementerian Luar Negeri Turki] atas dukungan mereka yang bernilai tinggi," Kementerian Luar Negeri Albania juga mengatakan di Twitter.

Virus corona, dinamakan demikian karena di bawah mikroskop menyerupai mahkota, telah menewaskan sedikitnya 259 orang di Cina, dengan hampir 12.000 terinfeksi. Lebih dari 118.000 orang berada di bawah pengawasan medis.

Sejak merebaknya akhir tahun lalu, China telah mengunci Wuhan dalam upaya menahan virus dan membangun rumah sakit 1.000 tempat tidur untuk mengobati mereka yang terkena dampak.

Di luar Cina, virus telah menyebar ke Jepang, Korea Selatan, Thailand, AS, Singapura, Prancis, Vietnam, dan Kanada.

Sumber: Anadolu

loading...