Rached Ghannouchi, Bacaan Wajib Aktivis Arah Baru


RACHED GAHNNOUCHI
SIASAT MUSLIM DEMOKRAT DI ARAH BARU

Di tanah kelahirannya (Tunisia), dia dianggap musuh berbahaya negara. Berbahaya bukan karena mengangkat senjata dan kekerasan. Di negerinya, saudara-saudara seperjuangan dalam haluan Islam memandangnya curiga; dia yang pernah dianggap kiblat perjuangan islamisme ternyata berubah jadi corong demokrasi. Bahkan, dia dianggap sebagai figur paling liberal oleh para islamis tersebut. Sudah begitu, negara-negara di kawasan Arab memandangnya sebagai sosok ancaman bagi keamanan. Dia dianggap berbahaya justru karena pendekatannya sebagai sosok Muslim moderat. Kelompok sekular di negerinya sendiri masihlah belum nyaman dengan perubahan mendasar padanya; karena masih adanya kalangan radikal di sekitar partainya.

Dia, Rached Ghannouchi, adalah tentang Muslim demokrat yang berjibaku tak kenal lelah. Mencari titik temu agenda perjuangan Islam dengan demokrasi dan tantangan sekularisme yang masih kuat di negerinya. Dalam perjalanan panjang di pelbagai medan juang, dia cari hikmah dan pelajaran. Hingga akhirnya satu rumusan untuk memajukan perjuangan islamis di kancah demokrasi negerinya terpecahkan. Satu pendekatan khas yang menghadirkan perkecualian Tunisia dibanding negeri-negeri Arab. Dan formulasi itulah yang kemudian membawa Arah Baru perjuangan islamisme melewati transisi demokrasi saat Arab Spring 2011.

Dari nama inilah inspirasi bertaut dengan gagasan Arah Baru Indonesia dan Gelombang Rakyat Indonesia. Satu bacaan daras wajib bagi sesiapa yang bersiap menyambut Gelombang Ketiga Kebangkitan Indonesia. Dalam buku dijelaskan bagaimana transformasi pemikiran Rached Ghannouchi dari seorang anak didik Syekh Nashiruddin al-Albani menjadi seorang Muslim-Demokrat yang berani bereksperimen memadukan Islamisme dengan nasionalisme, demokrasi bahkan sekularisme.

* * * * *

“Saya menyambut baik hadirnya buku tentang Rached Ghannouchi ini. Ide pokok Syeikh Rached Ghannouchi adalah pada dasarnya berusaha mencari titik temu antara Islam, demokrasi, nasionalisme, dan kesejahteraan. Tidak keluar dari situ. Tentu dengan konteks sistem politik yang berbeda-beda di setiap negara. Hanya saja, kalau kita mau mencari akar semua permasalahan, tentu ada di empat entitas itu: Islam, demokrasi, nasionalisme, kesejahteraan.”  ~ M. Anis Matta.

“Rached Ghannouchi adalah sosok inspiratif yang berpikir jauh ke depan. Gagasan-gagasannya membawa Islam yang substantif diterima rakyat sebagai kanal pelepasan menuju ara baru demokratisasi yang sebenarnya. Saya pikir Indonesia, dengan para islamis di dalamnya, amat perlu menyelami dan merenungi gagasan-gagasan Syekh Rached. Membaca buku ini, Anda semua akan diajak berpikir terbuka dalam berislam dan berindonesia, dengan becermin pada sosok Rached Ghannouchi.” ~ Fahri Hamzah.

Spesifikasi buku
Judul: RACHED GAHNNOUCHI, SIASAT MUSLIM DEMOKRAT DI ARAH BARU
Penyusun: Yusuf Maulana
Ukuran: 15,5 x 23 cm
Tebal: 526 halaman
Kertas: bookpaper 50 gram
Jilid: paperback/softcover
Harga: Rp 147 ribu
Dapatkan harga spesial sebelum 15/01/2020!
Kontak pemesanan: 0857-4176-8969 (Umam)

Atau klik: http://bit.ly/PesanBukuGhannouchi


loading...