Sebut Era Jokowi Tidak Ada Pelanggaran HAM, Mahfud DIHAJAR Warganet: Mata Hatinya Picek!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan tak ada pelanggaran hak asasi manusia di era pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi.

"Coba lihat di era Pak Jokowi sejak 2014 sampai sekarang tidak ada satu pun isu pelanggaran HAM," kata Mahfud MD di kantornya, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019.

Mahfud mengatakan, pelanggaran HAM menurut definisi hukum adalah pelanggaran yang dilakukan aparat pemerintah dengan terencana dan tujuan tertentu.

Menurut Mahfud, jika ada kasus kekerasan aparat terhadap rakyat, maupun rakyat terhadap rakyat, atau rakyat terhadap aparat merupakan kejahatan.

"Kejahatan banyak. Pelanggaran oleh oknum juga banyak, dan itu sedang diproses," ujarnya, seperti dilansir TEMPO.

Pernyataan Mahfud ini jelas membuat warganet geram. Pasalnya, era Jokowi juga tidak luput dari kasus pelanggaran HAM.

"Sebagai ahli hukum berarti Mahfud nggak ngerti HAM ya," cuit @apathoni.

"Mendukung itu berbeda dgn menjilat. Mendukung itu akal tetap di jidat. Menjilat akal pindah ke pantat," cuit @DonAdam68.

"Padahal ada 73 kasus pelanggaran HAM selama 2014-2019 mulai dari intimidasi, penyerangan dan kriminalisasi," cuit @mazzini_giusepe.

"Jika anak belasan tahun dipukuli sampai mati dibilang bukan pelanggaran HAM berarti semua memang Iblis. Dulu MD juga bilang: Malaikat pun jadi Iblis jika masuk pemerintahan (Apalagi orang mata duitan)," cuit @helmifelis.

"Matahati dia dah picek !!" cuit @D_bramn.

"Lupa apa ya banyak kasus penembakan mahasiswa, bahkan sampai meninggal. Tolong pak @mohmahfudmd , hidup tidak seanjing itu..," cuit @salimvanjava_