Soal WC Komunal dan Infrastruktur Dasar: Prioritas Pembangunan Anies di Jakarta


[PORTAL-ISLAM.ID] Jakarta mampu membangun MRT. Seharusnya Jakarta sudah selesai dengan pembangunan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan limbah rumah tangga. Terlanjur salah, MRT terbangun, namun sarana air bersih dan sarana air limbah kedodoran. Maka Anies Baswedan menggariskan agar infrastruktur dasar selesai segera pada 2022.

Teman-teman mungkin sudah baca ya keributan di medsos tentang nihilnya WC komunal di perkampungan padat penduduk Grogol Petamburan. Sebetulnya Gubernur DKI Anies Baswedan sudah lama menyadari soal itu. Mendapat warisan yang buruk. Hanya 4 persen saja rumah tangga di DKI yang memiliki tempat pembuangan yang layak. Maka visi diluruskan, rencana dibuat, pembangunan digesa.

Dalam video di bawah ini (27 Juli 2018) teman-teman bisa lihat suasana rapat terbatas tentang pengelolaan limbah rumah tangga. Betapa "gemas" Gubernur Anies mendengar jawaban Kepala Dinas SDA yang merencanakan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal selesai pada 2050. Amat sangat lambat! Langsung beliau perintahkan untuk revisi dan selesaikan sesegera mungkin.

Mungkin alasan ini juga yang membuat Anies mengganti Kepala Dinas Sumber Daya Alam. Yang tak memahami visi prioritas pembangunan infrastruktur Anies.

Anies menekankan tugas utama pemerintah adalah melayani pembangunan di kampung-kampung padat dan kumuh. Sebab kelompok ini yang paling tak berdaya membangun tanpa bantuan pemerintah.

Pejabat telah diganti. Saat ini Dinas SDA dan BUMD PD PAL merencanakan berbagai program pembangunan untuk mengelolaan air limbah. Diantaranya pembangunan jaringan perpipaan untuk limbah rumah tangga, pembangunan IPAL komunal, mendorong penggunaan septic tank anti bocor, dan juga pengolahan air limbah menjadi air bersih. Semua program itu, diperintahkan oleh Gubernur untuk dipercepat.

Warisan masalah adalah fakta. Tidak perlu ngeles. Persoalan seperti di Kampung Grogol Petamburan itu ada. Kasus-kasus akan diatasi segera tentunya. Lurah dan camat juga sudah memastikan akan dibangun segera WC komunal.

Yang terpenting bukanlah penyelesaian sporadis kasus demi kasus. Tapi penyelesaian secara keseluruhan. Saat ini Pemprov DKI sudah memiliki rencana penyelesaian. Meluruskan visi, membuat program, alokasikan budget, percepat eksekusi, mengganti birokrasi yang tak responsif.

Bahwa tanpa perlu marah-marah, Anies Baswedan tetap bisa tunjukkan ketegasannya.

07/10/2019

Tatak Ujiyati on fb
(Anggota TGUPP)

[Video - 27 Juli 2018]
Baca juga :