Sandi: Pemindahan Ibu Kota Seharusnya Melalui Referendum, Melibatkan Seluruh Rakyat


[PORTAL-ISLAM.ID]  Eks cawapres Sandiaga Uno turut menanggapi wacana pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan. Ia menilai rencana tersebut harusnya dibahas secara menyeluruh dan melibatkan rakyat.

Sandi mengkritik perdebatan publik yang cenderung hanya menjurus pada soal setuju atau tidak setuju terhadap rencana tersebut.

“Saya ingin justru waktu-waktu ke depan ini membahas filosofinya pemindahan Ibu Kota, jangan bilang setuju atau tidak setuju dulu. Tapi dibahas secara komprehensif. (dibahas) Dampak kepada dunia usaha seperti apa, dampak kepada lingkungan hidup seperti apa, itu harus kita betul pahami semua,” ungkap Sandi di FGD Instruktur Nasional PAN, di Gedung Joeang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis pekan lalu.

Lebih lanjut, Sandi menyebut pemindahan Ibu Kota adalah persoalan semua rakyat Indonesia. Maka itu, ia memandang rencana pemindahan Ibu Kota perlu dibahas bersama seluruh elemen masyarakat, melalui sebuah referendum.

“Suatu saat apakah ini menjadi keputusan yang harus diputuskan bersama rakyat Indonesia dalam sebuah referendum, dan bagaimana kita melibatkan rakyat dalam pembahasan ini, sehingga keputusan ini menjadi keputusan bersama,” ujar Sandi.

Menurut Sandi, pembahasan secara mendalam itu diperlukan, karena pemindahan tersebut akan memengaruhi pergerakan ekonomi rakyat ke depannya.

Bukan Prioritas 

Di luar semua pandangan di atas, Sandi menyebut, pemindahan Ibu Kota bukanlah sesuatu yang harus diprioritaskan pada saat ini.

Ia menilai, ada isu yang lebih mendesak untuk dibicarakan bersama terkait perekonomian rakyat Indonesia.

“Saya ingin menegaskan bahwa ini tidak prioritas. Karena masih banyak masalah-masalah yang sangat esensial. Harusnya yang lebih kita prioritaskan ihwal ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sandi, seperti dilansir kumparan.

Baca juga :