Istri Aher Netty Prasetiyani Lolos ke Senayan


[PORTAL-ISLAM.ID]  Istri mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Netty Prasetyani diprediksi kuat bakal lolos ke Senayan, dengan perkiraan perolehan lebih dari 55 ribu suara.

Mantan Ketua Tim Penggerak PKK Jabar ini diperkirakan menjadi satu-satunya caleg PKS dari Dapil VIII Jabar Kota dan Kabupaten Cirebon serta Kabupaten Indramayu, yang lolos ke Senayan.

Perolehan suara Netty bahkan mengalahkan sejumlah caleg petahana dari partai lainnya.

Netty merupakan satu dari dua perempuan caleg yang diperkirakan bakal lolos ke Senayan.

Selain Netty caleg perempuan dari Dapil VIII yakni Selly A Gantina caleg PDIP yang pernah menjadi Plt Wakil Bupati Cirebon, juga diperkirakan lolos.

Berikut 9 caleg Dapil VIII Jabar yang diperkirakan lolos ke DPR RI:

1. Daniel Muttaqien (Partai Golkar) 133 ribu suara.
2. Dedi Wahidi (PKB) 113 ribu lebih suara,
3. Ono Surono (PDIP) 102 ribu suara
4. Dave Akbarsyah Fikarno (Partai Golkar) 61 ribu suara
5. Netty Prasetyani (PKS) 55 ribu suara
6. Herman Khaeron (Demokrat) 43 ribu suara
7. Kardaya Warnika (Gerindra) 37 ribu suara
8. Satori (Partai Nasdem) 28 ribu suara
9. Selly A Gantina (PDIP)

Perkiraan perolehan suara serta komposisi caleg terpilih DPR RI dari Dapil VIII tersebut dirilis Forum Masyarakat untuk Demokrasi (Formud) Cirebon Raya.

Menurut Koordinator Formud Cirebon Raya, Abdurrofiq Firmansyah, sebagai komponen masyarakat yang tak memiliki afiliasi ke partai politik maupun caleg tertentu, Formud berupaya melakukan rekapitulasi suara dengan mengacu pada hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan yang dituangkan dalam form DA1-Plano-DPR.

Proses rekapitulasi suara hasil Pemilihan Umum dilakukan KPU Kota Cirebon Jumat 3 Mei 2019.

“Dari sembilan caleg yang kami prediksi lolos, enam di antaranya petahana anggota DPR RI, sedangkan lainnya caleg lainnya merupakan pendatang baru,” kata Rofiq.

Lebih lanjut ia menuturkan, perolehan suara partai politik secara keseluruhan, yakni PKB mendapatkan 306.458 suara (1 kursi), Partai Gerindra 244.245 suara (1 kursi), PDI Perjuangan 372.972 suara (2 kursi), Partai Golkar 407.493 suara (2 kursi), Partai Nasdem 167.938 (1 kursi), Partai Garuda mendapatkan 6.862 suara, Partai Berkarya meraih 59.749 suara, PKS memperoleh 147.918 suara (1 kursi), Partai Perindo mendapat 75.749 suara, PPP mendapat 67.434 suara, PSI dengan 24.040 suara, PAN sebanyak 98.958 suara, Partai Hanura meraih 49.593 suara, Partai Demokrat meraup 120.395 suara (1 kursi), PBB mendapat 10.294 suara dan PKPI memperoleh 2.844 suara.

“Kami meyakini, perolehan suara tersebut memiliki validitas mendekati 100 persen. Artinya, memang tidak menutup kemungkinan terdapat perbedaan dengan hasil rekapitulasi di KPU nantinya, tapi tidak berbeda signifikan,” katanya.

Sumber: PikiranRakyat

Loading...