Ramai Tagar #FisipolUGMngawur, Begini Sebabnya


[PORTAL-ISLAM.ID] Tanda pagar #FisipolUGMngawur populer dalam daftar trending topic Twitter pada Sabtu malam 27 April 2019.

Postingan yang menggunakan tagar tersebut sebagian besar menyindir hasil riset Fisipol UGM soal riset postingan ketidakpercayaan ke KPU. Beberapa sindiran mengaitkan postingan soal 'robot' dengan menyertakan tagar #FisipolUGMngawur.

Tagar itu jika dilacak merupakan jawaban atas rilis Penelitian Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM Yogyakarta tentang postingan soal ketidakpercayaan pada KPU. Riset Fisipol UGM itu mengklaim lebih dari 50 persen postingan ketidakpercayaan ke KPU di Twitter dikirim dari akun robot.

Namun klaim Fisipol UGM itu terbantahkan dengan hasil riset pakar sosial media Ismail Fahmi, PhD, melalui Drone Emprit. Data dan analisis Drone Emprit menunjukkan, percakapan terkait ketidakpercayaan kepada KPU tercipta secara organik.

"Jika banyak robot, mereka biasanya membentuk kluster tersendiri yang berada di luar kluster akun riil, karena robot cenderung tidak berinteraksi. Jadi berdasarkan analisis di atas, Drone Emprit gagal membuktikan klaim bahwa 50 persen lebih percakapan tentang 'ketidakpercayaan' kepada KPU didominasi oleh robot," tulis Ismail Fahmi dalam analisnya.

Akibatnya, di sosial media Fisipol UGM jadi bulan-bulanan warganet melalui tagar #FisipolUGMngawur dengan beragam twit-twit lucu.

"Sejak kapan Robot Doyan kerang ?

*Suka2 Kau aja lah #FisipolUGMngawur," kicau akun @HeraLoebs.

"Robot mangan mie ayam disik πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ #FisipolUGMngawur," twit akun @Rakuti30515963.

Loading...