MENYAMBUT PRESIDEN BARU


MENYAMBUT PRESIDEN BARU

Senin, 1/4/2019

Awal April di awali juga dengan pembuka hari, Senin. Bulan ini akan jadi penentu arah Indonesia dimana pada bulan inilah penentuan siapa pemimpin yang berhak duduk di singgasana RI 1. Sisa 17 hari lagi ke depan.

1 Minggu ke belakang, merupakan hari yang indah bagi Prabowo-Sandi. Sebaliknya, hari yang kelam bagi pasangan Jomin.

Di awali manuver 3 mantan jendral yang membawa isu khilafah dan menuduhkannya berada di pihak PAS. Tuduhan ini sontak mendapatkan jawaban langsung dari berbagai tokoh negeri ini. Din Syamsuddin tokoh MUHAMMADYAH membuat sebuah catatan bahwa membawa isu ini sudah menyimpang dari asas demokrasi sebenarnya. Tuduhan yang tidak mendasar dan lebih bersifat fitnah belaka.

Tuduhan mereka ingin membuat publik mempercayai, tapi sayangnya gerakan perlawanan justru lahir lewat pendukung Prabowo yang beragama non muslim. Testimoni dalam bentuk video mereka buat untuk memperlihatkan bahwa mereka sendiri sedikitpun tidak mempercayai bahwa khilafah berada di kubu Prabowo. Jika non muslim saja merasa yakin bahwa tidak ada isu khilafah di kubu PAS, pastinya Muslim yang mendukung Prabowo juga demikian. Bergandengan tangan menepis fitnah Dajjal.

Dalam minggu lalu juga beredar chat dukungan kepolisian melalui grup WA yang bocor ke publik. Tersebarnya chat tersebut merupakan proses dari masalah yang sebelumnya di mana terbongkar kasus tim Sambhar dengan melekatkan IP adress yang berada di markas kepolisian.

Hanya bantahan dengan berkata HOAX, mereka anggap masalah telah selesai. Namun kemarin, Haris Azhar membawa seorang mantan Kapolsek yang membuat pengakuan bahwa benar ada arahan untuk mendukung 01. Perintah berjenjang, Kapolsek di perintahkan oleh Kapolres. Ada sanksi jika menolak, ada konsekuensi jika membantah.

Lalu siapa yang memerintahkan Kapolres? Yang kita tau, perintah di kesatuan mereka adalah garis lurus. Dari yang tertinggi menuju ke yang terbawah. Tidak pernah terputus di pinggang, atau memulai perintah dari pinggang, tanpa di ketahui pimpinan tertinggi. Omong kosong kalau ada bantahan pimpinan tertinggi bahwa mereka tidak mengetahui .

Kasus keberpihakan kepolisian membuat citra Jomin yang sudah terpuruk menjadi terjerembab ke dasar.

Minggu kelam jomin, di tutup dengan kisah manis kampanye Prabowo Sandi di berbagai daerah.

Solo, Mataram, Banten, Bogor bergelora dengan kedatangan Prabowo. Lapangan saja tidak cukup menampung antusias warga. Gelaran dukungan pada Prabowo-Sandi di Minggu akhir Maret di tutup dengan aksi warga Palembang dalam acara jalan santai Prabowo-Sandi.

Ribuan masyarakat Palembang memenuhi jalanan memulai aksi jalan santai yang finis di lapangan kuto besak palembang. Padahal, jadwal kampanye Akbar PAS di Palembang adalah tanggal 7 April esok. Tanpa kehadiran PAS, acara jalan santai yang di gagas tim PAS Palembang seperti apel Akbar kesiapan menjelang kampanye mereka. Pecah dan luar biasa..!!
Gema nama Prabowo dan Sandi yang di teriakkan peserta jalan santai, terdengar dalam radius 1 km jauhnya.

Finally, penampilan Prabowo Sandi di Sidoarjo bertepatan di lapangan delta Sidoarjo menjadi saksi bahwa Jawa timur sudah bisa banyak bicara atas dukungan pada PAS.

Stadion yang mempunyai tempat duduk 35.000 ini seperti sesak menampung pendukung PAS. Di perkirakan lebih dari 60ribu orang berada di stadion Minggu siang 31/3/2019.

Penampilan sabyan bersama Host mereka airine, Mulan Jameela dan Al serta aksi komunikatif antara Prabowo dan Sandi benar2 membuat suasana gegap gempita. Masyarakat bertahan sampai akhir acara. Kota Sidoarjo menjadi tempat sejarah baru di mulai.

Esok, saat kemenangan itu di raih, setiap kota akan mempunyai kenangan sendiri bagaimana dukungan itu di berikan secara tulus dan suci.

Maret 2019 telah di lewati dengan berbagai hasil yang menggembirakan bagi pasangan Prabowo Sandi. Dan Maret itu juga yang meruntuhkan moral 01 karena manuver2 murahan oknum yang mendukung mereka.

Saat kampanye 01 yang selalu sepi dari warga, penampakan kampanye Prabowo dan Sandi selalu mendapatkan sambutan meriah. Kita tunggu saja hasil survey Denny JA, yang akan membuat gembira kubu 01 bahwa mereka benar2 di harapkan dan akan di lanjutkan. Hanya survey LSI yang akan membuat gembira, gembira dalam bayang semu.

Sesuai kata Jokowi dalam debat, DILAN katanya.

Dikira LAnjut, taunya dibuat terpuruk. Lampu itu selalu merah bagi mereka, dan lampu hijau selalu menyala bagi pasangan Prabowo-Sandi.

Silahkan lanjut safarimu Jendral, rakyat telah menyiapkan kota mereka tercatat dalam sejarah bersamamu.

Prabowo Sandi the next Leader.

(Setiawan Budi)