HOAX Erdogan Telah Ucapkan Selamat Atas Kemenangan Jokowi


[PORTAL-ISLAM.ID]  Pengamat internasional, Hasmi Bakhtiar (S2 Hubungan Internasional Lille Prancis) turut mencermati dinamika pasca pilpres 17 April 2019.

Dimana ada hasil quick count lembaga-lembaga survei yang memenangkan paslon 01 Joko Widodo - Maruf Amin, namun langsung dibalas Prabowo Subianto dengan deklarasi kemenangan berdasar data internal exit poll, quick count dan real count.

Langkah cepat Prabowo ini dinilai sebagai langkah tepat dan mampu mempengaruhi sikap dunia internasional yang akhirnya tak buru-buru mengakui kemenangan Jokowi berdasar quick count.

Hasmi Bakhtiar juga menyebut tidak benar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Jokowi berdasar quick count.

"Gw dapat info dari Turky, Erdogan ga pernah mengakui kemenangan Jokowi. Semua kepala negara dunia termasuk Erdogan masih menunggu hasil resmi dan sangat paham apa yang sedang terjadi di Indonesia. Pak Jokowi, jangan pakai jabatan bapak sbg presiden mengelabui publik!" ujar Hasmi di akun twitternya, Jumat (19/4/2019) malam.

"Jadi klaim pendukung Jokowi di media bahwa Erdogan telah mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi adalah bohong. Bapak Jokowi jangan lagi mempermalukan Indonesia di hadapan negara2 lain. Anda akan dikenal sbg pecundang dalam sejarah," lanjut Hasmi.

"Untuk ini gw siap adu data dengan tim hoax Jokowi. Atau sekalian bertemu di Ankara untuk konfirmasi ke tim kepresidenan Turky. Sekali lagi gw tegasin, Erdogan tidak mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi," kata alumni Al-Azhar Mesir itu.