Prabowo Subianto Buka Baju, Petahana Buka Apa?


[PORTAL-ISLAM.ID]  Sebelum menebak apa yang akan dilakukan buka-bukaan ala petahana. Baiknya dipertegas bahwa tentu ada pesan yang ingin disampaikan dari aksi buka baju kompetitor Prabowo Subianto. Sebelum diulas Datok Karni Ilyas Presiden ILC yang semakin lemah tematiknya kian kesini.

Premisnya tentu dalam komunikasi politik buka baju tidak ujug-ujug. Beliau memberi pesan bahwa kondisinya dalam keadaan prima dan siap dalam duel kompetisi politik. Sebagaimana kita tahu petahana senantiasa melakukan duplikasi tematik yang dilakukan penantangnya dalam hal ini Prabowo Sandi. Dalam politik tidak ada yang kebetulan ini prinsip utama. Jika Prabowo menyatakan aksi itu  spontan hanyalah  diplomasi politik. Politisi sejati memang harus diplomatis dengan rangkain kata metafora. Tidak perlu dipertegas biar menjadi liar persepsi publik. Seperti hadirnya tulisan ini mengalir deras tanpa tedeng aling-aling. Jadi maaf suka typo. Mengalir saja di kepala langsung ketik.

Penulis menduga cuaca Subang bersahabat. Namun ujug-ujug beliau buka baju? Beliau memang dalam kondisi prima di Subang beda waktu penulis berjabat tangan di acara deklarasi alumni perguruan tinggi seluruh Indonesia kala itu beliau kena flu dan ia mengakui saat pidato. Buka baju adalah pesan. Sebagaimana ia memberi pesan muka Boyalali.

Di Subang rupanya beda. Di Subang ia dengan tingkat IQ-nya sudah melihat peta persaingan. Mungkin Prabowo sudah ngintip survey Roy Morgan, jadi percaya diri. Angin perubahan begitu kencang, ia spontan membuka baju atau ia sudah percaya diri dengan antusiasme masyarakat. Bahwa tetap hasil akhir ada di perhitungan manual KPU. Atau ia yakin disini petahana tidak bisa melakukan yang sama.Petahana akan buka apa? Buka celana gak mungkin. Atau "buka kartu" atau buka bukaan apa yang dimainkan petahana pesannya dijabanin sang penantang tangguh.

Penulis: Hasan Rio Sumantri