NGAKAK! Ngotot Bully Sandi Padahal Salah Dengar, Buzzer Petahana Jadi Bahan Tertawaan Warganet


[PORTAL-ISLAM.ID]  Cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno sempat mengutip pernyataan Presiden pertama RI Bung Karno, saat mengikuti Debat Cawapres 2019 melawan Maruf Amin di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad 17 Maret 2019 malam.

Hal tersebut terjadi saat Sandiaga Uno dan Maruf Amin diberi pertanyaan seputar masalah sosial budaya oleh moderator debat, Alfito Deannova.

“Hampir sepanjang usia republik, kebudayaan ternyata belum menjadi haluan nasional. Baik dalam anggaran dan program, terpinggirkan. Pembangunan fisik jauh diutamakan dengan biaya besar. Sebaliknya, infrastruktur kebudayan sangat minimal. Apa kebijakan anda semua?“ tanya Alfito.

Menanggapi hal itu, Sandiaga justru mengutip pernyataan Bung Karno.

“1961 Bung Karno bertemu Menhan AS. Beliau mengatakan, ‘Tuan memiliki bom atom. Tapi kami memiliki seni budaya yang tinggi.’ Tepat 60 tahun setelah itu, Unesco menobatkan Indonesia super power dalam budaya,“ tuturnya.

Kejadian Sandiaga mengutip pernyataan Soekarno langsung menjadi bahan pembicaraan warganet. Salah satunya adalah buzzer Jokowi yang bernama Wicaksono.

Melalui akun media sosialnya, @ndorokakung, ia menyebut bahwa Sandiaga salah menyebutkan tahun ketika Soekarno bertemu dengan Menhan AS.

""Di tahun 1991, Bung Karno bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat."

*salah tahun ya Pak?" tulisnya, 17 Maret 2019.
Cuitan ini langsung saja dihantam oleh warganet, pasalnya dalam video acara debat cawapres yang beredar, Sandiaga secara jelas menyebutkan tahun 1961, bukan 1991.

Berikut komentar-komentar menohok warganet.

"Kata @TanYoana ebong uda dungu budeg pulak 😂😂😂 ternyata benar sodara2 😂😂😂," cuit @zarazettirazr.

"Jangan2... 1961 jadi 1991, karena ndoro *mikir 69 ? 😁," cuit @ZAEffendy.

Ini videonya.


Loading...